MEDIA CAHAYA BARU — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat serangkaian gempa bumi mengguncang wilayah Papua dan Maluku Utara pada Jumat (23/1/2026).
Hingga pagi hari, setidaknya empat gempa bumi berkekuatan kecil hingga menengah terdeteksi di sejumlah titik berbeda.
Gempa bumi pertama terjadi di wilayah barat laut Nabire, Papua, dengan kekuatan magnitudo 3,6.
BMKG menyebut gempa ini terjadi pada pukul 02.12 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 3,04 Lintang Selatan dan 135,16 Bujur Timur, atau sekitar 83 kilometer barat laut Nabire. Gempa dangkal ini memiliki kedalaman 10 kilometer.
Tak berselang lama, gempa bumi kembali tercatat di barat laut Tobelo, Maluku Utara.
Gempa berkekuatan magnitudo 3,2 tersebut terjadi pada pukul 02.22 WIB, berlokasi di 2,60 Lintang Utara dan 127,17 Bujur Timur, dengan pusat gempa sekitar 133 kilometer barat laut Tobelo dan kedalaman 10 kilometer.
Selanjutnya, gempa bumi juga mengguncang wilayah Supiori, Papua, pada pukul 03.04 WIB.
Gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 3,0, dengan pusat gempa berada di 25 kilometer timur laut Supiori, tepatnya di koordinat 0,51 Lintang Selatan dan 135,70 Bujur Timur, serta kedalaman 10 kilometer.
Gempa keempat tercatat pada pagi hari di wilayah timur laut Daruba, Maluku Utara.
BMKG melaporkan gempa berkekuatan magnitudo 3,3 terjadi pada pukul 07.48 WIB.
Pusat gempa berada di 42 kilometer timur laut Daruba, dengan koordinat 2,41 Lintang Utara dan 128,42 Bujur Timur, serta kedalaman cukup dalam yakni 204 kilometer.
BMKG memastikan seluruh rangkaian gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa-gempa tersebut.
BMKG juga mengingatkan bahwa informasi awal gempa mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat mengalami pembaruan seiring masuknya informasi lanjutan dari jaringan pemantauan seismik. (Red)

























