BOJONEGORO — Semangat baru menyelimuti Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro. Dalam pengukuhan pengurus masa bakti 2024–2029 yang berlangsung di Ruang Angling Dharma, Rabu (26/11/2025), organisasi ini menegaskan tekadnya untuk berubah menjadi lembaga yang modern, adaptif, dan semakin berdampak bagi masyarakat.
Penasihat DWP Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan pesan kuat kepada seluruh anggota. Ia menekankan bahwa DWP harus tampil sebagai agen perubahan, baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial.
“Kita harus hadir dalam persoalan strategis daerah dan membangun organisasi yang rapi, efektif, serta akuntabel. Perempuan harus semakin percaya diri dan berkualitas,” ujarnya.
Cantika juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas anggota di tengah derasnya inovasi teknologi. Penguatan keterampilan digital, literasi finansial, serta kemampuan berinteraksi di ruang digital menjadi kebutuhan mendesak.
Tak hanya itu, ia juga mendorong fokus pada kesehatan mental keluarga sebagai pilar utama kesejahteraan.
“Saya percaya ibu-ibu di sini adalah perempuan hebat. DWP Kabupaten Bojonegoro pasti mampu menjadi organisasi yang lebih maju, modern, dan memberi dampak nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Bojonegoro, Edi Susanto, mengingatkan bahwa DWP bukan sekedar pelengkap, melainkan mitra strategis pemerintah daerah. Dia menantang pengurus baru untuk melahirkan program-program inovatif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, isu seperti pengentasan stunting, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan literasi digital harus menjadi prioritas kerja.
“Pengukuhan ini bukan hanya seremoni. Ini amanah besar. Sinergi Pemkab dan Dharma Wanita adalah kunci mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” tegas Edi.
Dengan arah kerja yang jelas transformasi digital, pemberdayaan perempuan, dan fokus pada isu-isu krusial daerah DWP Bojonegoro siap melangkah lebih jauh sebagai motor kesejahteraan keluarga ASN dan masyarakat luas. (aj)

























