Beranda Peristiwa Kronologi Lengkap Penemuan Pria Tergantung di Baureno Bojonegoro

Kronologi Lengkap Penemuan Pria Tergantung di Baureno Bojonegoro

IMG 20251126 WA0005

BOJONEGORO – Duka menyelimuti Dusun Sayang, Desa Blongsong, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, setelah seorang warga ditemukan meninggal dunia dengan dugaan kuat bunuh diri pada Rabu dini hari (26/11/2025).

 

Kapolsek Baureno, Iptu H. Sholeh, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Moh. Burhanudin (29), seorang wiraswasta yang tinggal di wilayah setempat.

 

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh adik ipar korban, Abdul Fatah Gifari (28), sekitar pukul 02.00 WIB. Saat hendak ke kamar mandi, ia melihat pintu dapur dalam kondisi tertutup rapat.

 

Setelah menunggu sekitar 10 menit dan pintu tak kunjung terbuka, ia mencoba mengintip dari lubang kunci.

 

Dari celah kecil itu, ia melihat tubuh sang kakak ipar menutupi pintu. Panik, ia segera membangunkan istrinya, Lailatul Munawaroh (24), yang juga merupakan adik kandung korban.

 

Keduanya lalu berusaha mendobrak pintu hingga terbuka. Saat itulah mereka mendapati korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan tali rafia yang diikatkan pada rusuk atap rumah.

 

Warga sekitar kemudian dipanggil, disusul laporan ke kepala desa dan Polsek Baureno.

 

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban sempat mengalami depresi karena persoalan ekonomi dan tekanan utang.

 

Berdasarkan pemeriksaan polisi di lokasi, korban tergantung di area antara ruang keluarga dan dapur.

 

Tali rafia warna biru menjadi alat yang diduga digunakan korban, dengan simpul terikat pada rusuk atap kayu.

 

Tinggi simpul tali dari lantai sekitar 2,8 meter, panjang tali dari simpul ke leher kurang lebih 130 cm, dan dari leher ke lantai kurang lebih 150 cm dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

 

Tim medis yang memeriksa jasad korban tidak menemukan indikasi penganiayaan. Beberapa kondisi yang tercatat antara lain, lidah terjulur, perubahan warna pada kuku, bekas jeratan pada leher, tanda-tanda biologis yang umum ditemukan pada kasus serupa.

 

Dengan hasil tersebut, petugas menyimpulkan korban meninggal dunia akibat jeratan tali rafia dalam posisi tergantung, tanpa adanya unsur kekerasan dari pihak lain.

 

Barang bukti berupa satu utas tali rafia biru sepanjang 1,5 meter turut diamankan kepolisian. (aj)