Beranda Daerah Siap Jaga Bojonegoro, FBN Luncurkan PRC dan Gandeng Polres, Kodim Hingga Kejaksaan

Siap Jaga Bojonegoro, FBN Luncurkan PRC dan Gandeng Polres, Kodim Hingga Kejaksaan

1763597016980 copy 1280x837

BOJONEGORO — Forum Bela Negara (FBN) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Bojonegoro menggelar rapat koordinasi perdana jelang tahun 2025 di Ruang Adu Ide Universitas Bojonegoro (Unigoro), Rabu siang (19/11/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah organisasi sekaligus mematangkan sejumlah agenda besar yang akan dijalankan tahun depan.

Rakor yang dipimpin langsung Ketua FBN DPD Bojonegoro, Asiar Gatut AS, dihadiri Wakil Ketua Andri Prabowo, SH, MH, Sekretaris Herta Novianto, serta seluruh jajaran pengurus. Suasana rapat berlangsung dinamis dengan berbagai gagasan dibahas secara mendalam.

Dalam forum tersebut, pengurus FBN Bojonegoro fokus menyoroti tiga agenda prioritas:

1. Pembahasan Program Kerja 2025, termasuk penentuan skala prioritas serta persiapan pelantikan resmi pengurus DPD Bojonegoro.

2. Rencana audensi dengan Bupati serta Forkopimda Bojonegoro, yang bertujuan memperkuat sinergi kelembagaan.

3. Launching Pasukan Reaksi Cepat (PRC) FBN Bojonegoro, yang diproyeksikan menjadi unit khusus berkecepatan tinggi dalam mendukung penanganan bencana dan program percepatan di daerah.

Selain itu, FBN Bojonegoro juga tengah menyiapkan agenda besar lain, yakni pengukuhan 28 DPD FBN se-Jawa Timur yang rencananya akan dipusatkan di Bojonegoro.

Ketua FBN Bojonegoro, Asiar Gatut AS, menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung upaya kemanusiaan di daerah. Ia menyebut, PRC akan dibentuk dengan kekuatan satu peleton sebagai unit reaksi cepat.

“Kita bentuk PRC satu peleton untuk mendukung program percepatan dan membantu Pemkab Bojonegoro dalam penanganan bencana. PRC akan bersinergi dengan BPBD, Kodim 0813, dan PMI,” ujarnya.

Tidak hanya fokus pada kebencanaan, FBN juga menyiapkan peran strategis dalam pembinaan generasi muda.

“Yang lebih penting lagi, kita bekerja sama dengan Polres Bojonegoro untuk membina pelajar dan mahasiswa agar tidak terjerumus dalam bahaya narkoba, penyebaran hoaks, serta judi online,” kata Gatut.

Program ini akan dikemas dalam bentuk edukasi, penyuluhan, hingga kampanye literasi digital agar generasi muda Bojonegoro lebih tangguh dan memiliki kesadaran bela negara.

FBN Bojonegoro turut memperluas jalinan kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Fokus utama kolaborasi ini adalah pencegahan korupsi di tingkat desa melalui pelatihan, sosialisasi, hingga menghadirkan narasumber hukum.

Gatut menegaskan bahwa upaya tersebut sesuai dengan mandat FBN sebagai organisasi di bawah Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

“Harapannya, pendampingan ini bisa mencegah potensi penyimpangan dan menyelamatkan aset negara dari tingkat desa,” jelasnya.

Penunjukan Bojonegoro sebagai lokasi pengukuhan 28 DPD FBN se-Jawa Timur menambah energi baru bagi pengurus daerah. Perhelatan skala besar ini diyakini akan memperkuat eksistensi FBN sebagai organisasi yang aktif bergerak dalam isu bela negara di daerah. (Er)