Beranda Daerah Pemkab Bojonegoro Bekerja Sama Mendirikan Sekolah Matra Kepamongprajaan Pertama di Indonesia

Pemkab Bojonegoro Bekerja Sama Mendirikan Sekolah Matra Kepamongprajaan Pertama di Indonesia

Img 20250316 wa0035

BOJONEGORO – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu kunci utama pembangunan bangsa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus memperkuat prioritas ini.

Pemkab Bojonegoro tidak hanya fokus pada tingkat daerah, tetapi juga berkomitmen untuk mencetak talenta unggul yang siap berkontribusi di tingkat nasional.

Langkah ini terwujud melalui pendirian SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, hasil kerja sama antara Pemkab Bojonegoro, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Sebagai sekolah matra kepamongprajaan pertama di Indonesia, SMAN 2 Taruna Pamong Praja dirancang untuk menjadi institusi unggul yang berorientasi pada pembentukan karakter, disiplin, dan kepemimpinan.

Dukungan dari Pemprov Jawa Timur dan IPDN telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman.

“Bersama Pemprov Jawa Timur dan IPDN, kami mendirikan SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur, yang akan menjadi Sekolah Matra Kepamongprajaan pertama di Indonesia. Insya Allah, tahun ini kami akan segera membuka pendaftaran untuk 200 calon siswa baru,” kata Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Baru-baru ini, telah diadakan penandatanganan kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur dan Kodam V Brawijaya, yang bertujuan untuk memperkuat pembinaan dan pengasuhan taruna-taruni, serta penerapan kurikulum bela negara dan kesamaptaan dalam membentuk karakter.

Bupati Bojonegoro juga hadir dalam MoU yang dilaksanakan pada Selasa (11/03/2025) di Kodam V Brawijaya, Surabaya.

Sebagai institusi pendidikan berbasis kepamongprajaan, SMAN 2 Taruna Pamong Praja akan menerapkan kurikulum Jarlatsuh (Pengajaran, Pelatihan, dan Pengasuhan) yang saat ini sedang dalam tahap finalisasi oleh IPDN.

Selain itu, sekolah ini juga akan mengintegrasikan pelatihan Bahasa Inggris dan kewirausahaan untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompetitif di bidang pemerintahan, tetapi juga adaptif terhadap dinamika dunia kerja.

Pembukaan pendaftaran seleksi bagi siswa diharapkan dapat dilaksanakan pada Maret atau April 2025.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemkab Bojonegoro optimis bahwa pendirian SMAN 2 Taruna Pamong Praja akan menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi pemimpin yang unggul, berintegritas, dan siap mengabdi untuk negeri.

“Kami berharap, dari sekolah ini akan lahir calon-calon pemimpin Indonesia di masa depan yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara,” tegas Bupati Wahono. (aj)

Artikel sebelumyaKetua Tim PKK Bojonegoro Berikan Pembekalan RMB 2025, Kenalkan 4B untuk Remaja Muslimah
Artikel berikutnyaLemper Ayam, Hadir Dengan Sentuhan Modern, Ini Resepnya