LAMONGAN – Kabar menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan sekaligus berburu kuliner di kawasan Pantura.
Dalam rangka merayakan anniversary ke-22, Wisata Bahari Lamongan (WBL) menghadirkan event spesial bertajuk WBL Night Festival (WNF) 2026 yang berlangsung mulai 7 hingga 21 November 2026.
Festival ini dipastikan menjadi salah satu agenda hiburan yang meramaikan Kabupaten Lamongan pada November.
Tidak hanya menyuguhkan berbagai pertunjukan malam, WBL Night Festival juga menghadirkan festival kuliner, aneka produk UMKM, wahana permainan, hingga promo diskon tiket wisata.
Menariknya, rangkaian acara ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penawaran tiket wisata WBL dan Maharani Zoo menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
WBL Night Festival bukan sekadar perayaan ulang tahun destinasi wisata kebanggaan Lamongan tersebut.
Manajemen juga ingin menjadikan kegiatan ini sebagai ruang promosi dan pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), terutama yang berada di kawasan Pantura.
Manager Marketing WBL, Azhari, mengatakan bahwa penyelenggaraan WNF memiliki tujuan lebih luas, yakni menghidupkan suasana hiburan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Menurutnya, festival tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka kepada pengunjung.
“Tujuan event ini selain untuk memeriahkan HUT WBL, juga menjadi wadah bagi UMKM yang ingin berjualan dan memperkenalkan produknya kepada masyarakat di kawasan Pantura,” terang Azhari.
Berbagai suguhan menarik telah disiapkan untuk membuat WBL Night Festival 2026 semakin semarak.
Pengunjung bisa menikmati pertunjukan live music, DJ, dance, hingga beragam perlombaan yang menambah kemeriahan suasana malam.
Tidak hanya itu, festival ini juga menghadirkan beragam pilihan kuliner, fashion, aksesori, wahana permainan, serta mini zoo.
Kehadiran berbagai hiburan tersebut diharapkan mampu menarik minat masyarakat dari berbagai kalangan.
Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga bisa berburu makanan favorit, berbelanja produk UMKM, hingga menikmati fasilitas hiburan yang tersedia.
Konsep festival malam ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman dengan suasana berbeda.
Selain menawarkan hiburan, salah satu daya tarik utama WBL Night Festival 2026 adalah berbagai promo diskon tiket wisata.
Manajemen WBL menyiapkan penawaran khusus bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Wisata Bahari Lamongan maupun Maharani Zoo. Promo tersebut tersedia hingga periode liburan Natal dan Tahun Baru.
Azhari menjelaskan, momentum festival ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati hiburan malam sekaligus merencanakan liburan akhir tahun dengan penawaran tiket yang menarik.
“WNF merupakan momen yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati hiburan di malam hari, berburu kuliner, sekaligus mendapatkan promo tiket wisata untuk liburan akhir tahun,” ujarnya.
Penawaran tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman berwisata yang lebih menarik sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Lamongan menjelang penghujung tahun.
Sebagai salah satu destinasi wisata andalan di Jawa Timur, Wisata Bahari Lamongan telah beroperasi lebih dari dua dekade dan memiliki total 75 wahana.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 wahana sudah termasuk dalam fasilitas tiket masuk. Sementara 25 wahana lainnya dapat dinikmati pengunjung dengan biaya tambahan.
Daya tarik WBL semakin lengkap karena lokasinya terintegrasi dengan wisata Gua Maharani atau Maharani Zoo yang berada di seberang jalan raya.
Kedua destinasi tersebut dihubungkan menggunakan jembatan layang sehingga memudahkan wisatawan untuk menikmati dua tempat wisata dalam satu kawasan perjalanan.
Dengan beragam fasilitas, hiburan, dan pilihan wahana yang tersedia, WBL menjadi salah satu alternatif destinasi liburan keluarga di Kabupaten Lamongan.
Melalui WBL Night Festival 2026, manajemen berharap perayaan anniversary ke-22 tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM dan sektor pariwisata di kawasan Pantura. (as)












