YOGYAKARTA – Industri media digital terus mengalami perubahan seiring pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Menghadapi tantangan tersebut, Promedia Group mengambil langkah strategis dengan menggandeng Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus mengembangkan kurikulum pelatihan berbasis kebutuhan industri.
Kolaborasi antara dunia akademik dan industri media ini resmi dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani pada 29 Oktober 2026.
Penandatanganan melibatkan Direktur Sekolah Pascasarjana UNY, Prof. Dr. Siswantoyo, M.Kes., AIFO., dan Direktur Utama Promedia Group, Agus Sulistriyono.
Kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk menyiapkan tenaga profesional yang mampu mengikuti perubahan lanskap media digital.
Tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, kolaborasi ini juga menitikberatkan pada peningkatan kompetensi, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta adaptasi terhadap perkembangan industri.
Direktur Utama Promedia Group, Agus Sulistriyono, mengatakan keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengembangan SDM perusahaan yang lebih terarah dan profesional.
Menurutnya, Promedia Group membutuhkan dukungan akademisi untuk menyusun kurikulum pelatihan internal yang sesuai dengan tantangan dan kebutuhan industri media masa kini.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap Promedia Group memiliki mitra strategis dari kalangan akademisi, khususnya dalam penyusunan dan pengembangan kurikulum pelatihan internal. Kami ingin program pelatihan yang diselenggarakan Promedia tidak hanya menjawab kebutuhan industri saat ini, tetapi juga memiliki landasan akademik, standar kompetensi, dan sistem evaluasi yang terukur,” ujar Agus.
Ia menilai, perubahan industri media tidak cukup dihadapi hanya dengan meningkatkan kemampuan teknis pekerja.
SDM juga harus memiliki pola pikir kritis, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.
Terlebih, kehadiran kecerdasan buatan telah membawa perubahan besar terhadap proses produksi, distribusi, hingga pengelolaan konten media digital.
Di sisi lain, Direktur Sekolah Pascasarjana UNY, Prof. Dr. Siswantoyo, menyambut baik kemitraan tersebut.
Dia menegaskan bahwa perguruan tinggi perlu membangun hubungan yang lebih erat dengan dunia industri agar ilmu pengetahuan dan hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri. Kerja sama dengan Promedia Group diharapkan menjadi ruang kolaborasi dalam pengembangan kompetensi SDM, penelitian terapan, serta penerapan keilmuan untuk menjawab tantangan transformasi digital,” ungkap Siswantoyo.
Dalam kesepakatan tersebut, Promedia Group dan Sekolah Pascasarjana UNY membuka sejumlah ruang kolaborasi yang tidak hanya terbatas pada pendidikan formal.
Beberapa program yang disiapkan meliputi kuliah umum, seminar, lokakarya, pelatihan profesional, program magang, praktisi mengajar, hingga penelitian bersama dan publikasi ilmiah.
Kedua pihak juga berkomitmen mengembangkan literasi media dan komunikasi publik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas ekosistem informasi di tengah masyarakat.
Selain itu, kerja sama diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta SDM Promedia Group melalui berbagai kegiatan pelatihan dan pendampingan profesional.
Dengan demikian, kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi perusahaan, tetapi juga membuka kesempatan bagi kalangan akademisi dan mahasiswa untuk memperoleh pengalaman serta wawasan langsung mengenai dinamika industri media digital.
Perjanjian kerja sama tersebut berlaku selama empat tahun. Dalam pelaksanaannya, kedua pihak dapat mengembangkan berbagai program konkret sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.
Melalui kemitraan ini, Promedia Group berharap dapat membangun sistem pengembangan SDM industri media yang lebih terstruktur, profesional, dan berbasis kompetensi.
Sinergi dengan UNY sekaligus menjadi upaya mempersiapkan tenaga kerja media yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga siap menghadapi tantangan industri digital yang semakin kompetitif. (dtw)












