Beranda Daerah Wilayah Blankspot di Bojonegoro Mulai Tersentuh Jaringan WiFi

Wilayah Blankspot di Bojonegoro Mulai Tersentuh Jaringan WiFi

BOJONEGORO – Pemerataan akses internet hingga pelosok desa terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), pemerintah daerah memperluas fasilitas jaringan WiFi untuk membantu mengatasi wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses internet atau blankspot.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur digital sekaligus mendorong pelayanan pemerintahan berbasis elektronik agar semakin mudah diakses hingga tingkat desa.

Berdasarkan informasi Dinkominfo Bojonegoro, fasilitas jaringan WiFi telah menjangkau sembilan desa di lima kecamatan.

Sementara itu, dua desa lainnya direncanakan menjadi sasaran pemasangan berikutnya.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkecil kesenjangan akses digital antara wilayah perkotaan dan perdesaan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan konektivitas untuk mendukung aktivitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Pemasangan jaringan WiFi menyasar desa-desa yang sebelumnya mengalami kendala akses internet.

Lokasi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bojonegoro.

Adapun sembilan desa yang telah mendapatkan fasilitas jaringan WiFi meliputi Desa Babad dan Desa Tondomulo di Kecamatan Kedungadem, Desa Kedungsumber di Kecamatan Temayang, serta Desa Jari dan Desa Pragelan di Kecamatan Gondang.

Selanjutnya, fasilitas jaringan juga telah menjangkau Desa Kalangan, Desa Meduri, Desa Ngelo, dan Desa Sumberjo di Kecamatan Margomulyo.

Kehadiran jaringan tersebut diharapkan membantu meningkatkan konektivitas di wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses internet.

Dengan dukungan infrastruktur digital yang memadai, pemerintah desa memiliki peluang lebih besar untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan administrasi, pengelolaan informasi, dan pelayanan kepada masyarakat.

Upaya pemerataan akses internet di Bojonegoro belum berhenti. Dinkominfo juga merencanakan pemasangan jaringan WiFi di dua desa yang sebelumnya termasuk wilayah blankspot.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro, Arif Afandy, menjelaskan bahwa dua lokasi yang direncanakan menjadi sasaran berikutnya adalah Desa Soko di Kecamatan Temayang dan Desa Turi di Kecamatan Tambakrejo.

“Ke depan rencananya pemasangan jaringan WiFi di dua desa yaitu Desa Soko Kecamatan Temayang, dan Desa Turi di Kecamatan Tambakrejo. Titik ini dipilih karena dulu merupakan titik blankspot area,” jelas Arif Afandy.

Rencana tersebut menjadi langkah lanjutan untuk memperluas jangkauan konektivitas di wilayah yang membutuhkan dukungan infrastruktur digital.

Meski demikian, pemasangan di kedua desa tersebut masih berstatus rencana.

Pelaksanaannya diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses internet yang lebih baik setelah jaringan tersedia.

Penyediaan jaringan WiFi di tingkat desa bukan sekadar menghadirkan akses internet. Infrastruktur ini juga memiliki peran penting dalam mendukung transformasi digital pemerintahan daerah.

Salah satu manfaat yang diharapkan adalah semakin optimalnya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya dalam penyelenggaraan administrasi dan pelayanan publik di tingkat desa.

Melalui konektivitas internet, pemerintah desa dapat memanfaatkan layanan elektronik untuk menunjang pekerjaan administratif, mempercepat pertukaran informasi, serta meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Ketersediaan jaringan juga dapat mendukung keterbukaan informasi pemerintahan sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh informasi mengenai program dan layanan publik.

Upaya tersebut sejalan dengan pengembangan konsep smart governance, yakni tata kelola pemerintahan yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi dan transparansi pelayanan.

Namun, optimalisasi manfaat jaringan tetap memerlukan pengelolaan yang baik, pemanfaatan sesuai kebutuhan, serta dukungan sumber daya manusia yang mampu menggunakan teknologi digital secara tepat.

Perluasan jaringan WiFi di wilayah blankspot menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ekosistem digital yang lebih merata di Kabupaten Bojonegoro.

Akses internet yang memadai dapat membuka peluang bagi pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat komunikasi dan mempercepat pemanfaatan berbagai layanan berbasis elektronik.

Dengan berlanjutnya program tersebut, masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan konektivitas diharapkan semakin mudah terhubung dengan layanan dan informasi digital.

Ke depan, pemerataan infrastruktur internet diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga menjadi fondasi bagi pengembangan desa digital di Kabupaten Bojonegoro. (aj)

Artikel sebelumyaJangan Asal Klik, Ini Pesan Penting untuk Lansia Bojonegoro
Artikel berikutnya187 Atlet Gresik Dilepas ke POPDA 2026, Bupati Yani Tekankan Disiplin dan Sportivitas