BOJONEGORO – Peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJB) Bojonegoro ke-349 menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Moch. Choirul Anam, turut menyampaikan apresiasi atas capaian pemerintah daerah, terutama di sektor pangan dan penurunan angka kemiskinan.
Ucapan selamat tersebut disampaikan pada Selasa (20/10/2026), bertepatan dengan peringatan HJB ke-349.
Dia berharap, bertambahnya usia Kabupaten Bojonegoro tidak hanya menjadi perayaan sejarah, tetapi juga menjadi dorongan untuk mempercepat pembangunan dan menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
Moch. Choirul Anam menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang selama ini berkontribusi dalam memajukan daerah.
Apresiasi secara khusus ditujukan kepada Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, serta masyarakat yang ikut mendukung pelaksanaan berbagai program pembangunan.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349. Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, terutama Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro serta seluruh masyarakat yang telah bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.
Menurut Choirul Anam, keberhasilan pembangunan daerah perlu dilihat dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Karena itu, sektor pangan dan upaya menekan angka kemiskinan menjadi dua hal penting yang patut mendapatkan perhatian berkelanjutan.
Di sektor pangan, ia menilai penguatan ketahanan pangan memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok sekaligus mendukung kesejahteraan petani.
Program pembangunan di bidang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan kepastian dan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Sementara itu, penurunan angka kemiskinan menjadi indikator penting dalam menilai sejauh mana pembangunan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, capaian tersebut perlu dijaga melalui program yang tepat sasaran, berkelanjutan dan mampu membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup.
Ia menegaskan, capaian di kedua sektor tersebut patut disyukuri, terlebih bertepatan dengan peringatan HJB ke-349.
Meski demikian, keberhasilan yang telah diraih tidak boleh membuat seluruh pihak berhenti berbenah.
“Capaian di bidang pangan dan penurunan angka kemiskinan ini menjadi hal yang patut kita apresiasi. Semoga momentum Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349 semakin memperkuat semangat bersama untuk membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Choirul Anam berharap hubungan kerja dan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat terus diperkuat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar kebijakan dan program pembangunan dapat berjalan optimal, sesuai kebutuhan, serta memberikan hasil yang benar-benar dirasakan warga.
Menurutnya, pembangunan Bojonegoro tidak bisa hanya bertumpu pada satu pihak.
Pemerintah daerah membutuhkan dukungan lembaga legislatif, dunia usaha dan partisipasi aktif masyarakat untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.
Kolaborasi yang konsisten juga diperlukan untuk menjawab tantangan pembangunan ke depan, mulai dari menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, hingga memperluas pemerataan hasil pembangunan.
Peringatan HJB ke-349, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah membutuhkan kerja bersama dan komitmen jangka panjang.
Capaian yang sudah diraih perlu dipertahankan, sedangkan berbagai persoalan yang masih ada harus terus dicarikan solusi.
Dengan semangat gotong royong dan kerja sama seluruh elemen, Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin maju, sejahtera dan mampu memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakatnya.
Momentum hari jadi ini pun diharapkan menjadi pijakan untuk melanjutkan pembangunan yang inklusif, memperkuat ketahanan pangan, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bagi Choirul Anam, semangat HJB ke-349 bukan hanya perayaan bertambahnya usia daerah, melainkan juga kesempatan untuk memperkuat tekad bersama dalam mewujudkan Bojonegoro yang bahagia, makmur dan membanggakan. (aj)












