Beranda Daerah Peringati HJB ke-349, Bupati Bojonegoro Kirim Doa untuk Para Pendahulu

Peringati HJB ke-349, Bupati Bojonegoro Kirim Doa untuk Para Pendahulu

BOJONEGORO – Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengawali rangkaian kegiatan dengan ziarah ke tiga makam leluhur.

Tradisi tahunan ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para tokoh pendahulu sekaligus meneladani perjuangan mereka dalam membangun Bojonegoro.

Ziarah berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro bersama Wakil Bupati Bojonegoro.

Kegiatan tersebut juga diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Dalam rangkaian ziarah HJB ke-349, rombongan mengunjungi tiga lokasi makam bersejarah, yakni Makam Adipati Pangeran Aryo Dalem di Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Bojonegoro, Makam Haryo Matahun di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, serta Makam Kanjeng Sumantri di Kelurahan Mojokampung, Kecamatan Bojonegoro.

Kegiatan ini juga menjadi upaya menjaga ingatan sejarah dan mewariskan nilai keteladanan para leluhur kepada generasi penerus.

Di setiap lokasi, rombongan terlebih dahulu mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan rekam jejak perjuangan tokoh yang dimakamkan.

Kisah tersebut menjadi pengingat akan peran para pendahulu dalam meletakkan fondasi kehidupan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

Setelah penyampaian sejarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bersama.

Seluruh peserta memanjatkan doa agar Bojonegoro senantiasa diberikan keselamatan, kedamaian, kemakmuran, serta kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Suasana khidmat berlanjut dengan prosesi tabur bunga di atas pusara para leluhur.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan dan ungkapan terima kasih atas jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan Kabupaten Bojonegoro.

Selain ziarah dan doa bersama, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan tali asih kepada para juru kunci makam dan imam tahlil.

Pemberian tali asih tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada mereka yang selama ini turut menjaga kelestarian area makam serta membantu merawat tradisi ziarah melalui pendampingan dan doa bersama.

Melalui rangkaian ziarah makam leluhur ini, peringatan HJB ke-349 tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia Kabupaten Bojonegoro, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah dan menghargai jasa generasi terdahulu.

Pemkab Bojonegoro berharap tradisi tersebut dapat memperkuat rasa kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah.

Dengan mengenang perjuangan para pendahulu, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan bersama-sama melanjutkan pembangunan demi mewujudkan Bojonegoro yang semakin maju, makmur, dan sejahtera. (Pro/aj)

Artikel sebelumyaLembu Suro Hargomulyo Juara II Jatim 2026, Begini Cara Mereka Kembangkan Ternak
Artikel berikutnyaKasatresnarkoba AKP Harjo Turun ke Jalan, Pengendara di Depan Polres Bojonegoro Dapat Nasi Kotak Gratis