Beranda Infotaiment Prakiraan Cuaca Bojonegoro Minggu 11 Oktober, Begini Kondisi Pagi hingga Dini Hari

Prakiraan Cuaca Bojonegoro Minggu 11 Oktober, Begini Kondisi Pagi hingga Dini Hari

BOJONEGORO – Cuaca di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada Minggu, 11 Oktober 2026.

Suhu udara pada siang hari diperkirakan mencapai 32 derajat Celsius, sedangkan kecepatan angin diprakirakan menyentuh 23,6 kilometer per jam.

Berdasarkan laporan prakiraan cuaca yang disampaikan dalam pemantauan harian BPBD Kabupaten Bojonegoro mulai pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca relatif cerah sejak pagi hingga siang.

Sementara itu, pada malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan.

Informasi ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan, meskipun kondisi cuaca aktual bisa berubah sewaktu-waktu.

Berikut rincian kondisi cuaca, suhu udara, kelembapan, serta angin di Bojonegoro berdasarkan laporan harian tersebut.

Pagi cuaca cerah, suhu 29°C, angin dari tenggara dengan kecepatan 6,3 km perjam dan kelembapan 59 persen.

Siang cuaca cerah, suhu 32°C, angin dari timur dengan kecepatan 23,6 km perjam dan kelembapan 43 persen.

Malam cuaca cerah berawan, suhu 28°C, angin dari timur dengan kecepatan 8,2 km perjam dan kelembapan 72 persen.

Dini hari cuaca cerah berawan, suhu 27°C, angin dari tenggara dengan kecepatan 6,6 km perjam dan kelembapan 58 persen.

Suhu tertinggi diprakirakan terjadi pada siang hari, yakni 32°C.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dapat mengantisipasi paparan panas dengan menjaga kecukupan minum dan menggunakan pelindung dari sinar matahari sesuai kebutuhan.

Selain prakiraan cuaca, pantauan visual yang tercantum dalam laporan BPBD menunjukkan kondisi cerah berawan di empat wilayah, yakni Bojonegoro Kota, Bojonegoro Selatan, Bojonegoro Timur, dan Bojonegoro Barat.

Meski kondisi tersebut relatif mendukung aktivitas masyarakat, warga tetap disarankan mengikuti perkembangan informasi cuaca resmi apabila terjadi perubahan kondisi di wilayah masing-masing.

Di tengah pemantauan kondisi cuaca, BPBD Kabupaten Bojonegoro juga mencatat kegiatan penanganan kebakaran di dua lokasi.

Kegiatan pertama berupa dukungan pasokan air untuk penanganan kebakaran lahan di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk.

Sementara itu, kegiatan kedua meliputi dukungan pasokan air dan asesmen dampak kebakaran rumah di Desa Dander, Kecamatan Dander.

Laporan tersebut mencatat kegiatan penanganan di kedua lokasi, tetapi tidak merinci penyebab kebakaran maupun besaran kerugian yang ditimbulkan.

Dari sisi pemantauan hidrologi, tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo tercatat berada pada angka 6,00 meter.

Berdasarkan laporan yang mengacu pada data Perum Jasa Tirta, Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, status debit sungai berada dalam kategori normal dengan tren stabil.

Kondisi tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Bojonegoro.

BPBD Kabupaten Bojonegoro terus melakukan pemantauan kondisi cuaca, kejadian kebencanaan, serta perkembangan tinggi muka air sungai sebagai bagian dari upaya mendukung keselamatan masyarakat.

Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap kemungkinan perubahan cuaca dan segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas terkait. (aj)

Artikel sebelumyaKasus Mayat Terborgol di Kendal, BGN Sebut Tak Ada Mitra yang Mengklaim Bangunan
Artikel berikutnyaGUTANBO FEST 2026 Bakal Ramai, Ada Smart Farming Kuliner UMKM hingga Hiburan Artis