BOJONEGORO – Di balik padatnya aktivitas pembangunan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, terselip momen sederhana yang mencerminkan kuatnya jiwa kebersamaan para prajurit TNI.
Usai berjibaku menyelesaikan berbagai sasaran fisik TMMD, personel Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro meluangkan waktu untuk beristirahat sejenak.
Berbekal nasi bungkus, mereka duduk lesehan di sekitar lokasi pekerjaan sambil menikmati makan siang bersama, Rabu (22/7/2026).
Tak ada meja mewah maupun kursi yang digunakan. Dengan duduk bersila di atas tanah, para prajurit menikmati hidangan sederhana dalam suasana penuh keakraban.
Gelak tawa dan obrolan ringan di sela waktu istirahat menjadi pelepas lelah sebelum kembali melanjutkan pekerjaan.
Kebersamaan tersebut menjadi cerminan nilai-nilai yang selalu dijaga dalam setiap pelaksanaan TMMD, yakni semangat gotong royong, kekeluargaan, disiplin dan pengabdian kepada masyarakat.
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, mengatakan bahwa makan bersama bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat hubungan antarpersonel.
“Kesederhanaan sudah menjadi bagian dari kehidupan prajurit. Makan bersama secara lesehan di lokasi pekerjaan menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan, membangun semangat, dan mempersiapkan tenaga sebelum kembali melanjutkan tugas agar seluruh sasaran TMMD dapat diselesaikan tepat waktu,” ujarnya.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin saat beristirahat turut memperkuat koordinasi di lapangan.
Dengan kekompakan yang terus terjaga, setiap personel mampu bekerja lebih efektif dalam menyelesaikan seluruh target pembangunan.
Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo memang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan cor beton, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), drainase, sumur bor, rehabilitasi sekolah, hingga normalisasi sungai.
Program ini juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi fondasi utama keberhasilan setiap kegiatan.
Momen makan lesehan di tengah lokasi pembangunan menjadi gambaran bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik yang dapat dilihat masyarakat, tetapi juga dari kuatnya solidaritas, jiwa korsa, dan semangat pengabdian para prajurit dalam melayani rakyat.
Melalui kebersamaan yang terus terpelihara, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro optimistis seluruh sasaran program di Desa Kesongo dapat diselesaikan sesuai target.
Semangat sederhana namun penuh makna itu menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan pembangunan yang bermanfaat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat. (aj)

























