BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro diperkirakan dapat menjalani aktivitas dengan nyaman pada Selasa (7/7/2026).
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro, kondisi cuaca diprediksi didominasi langit cerah sejak pagi hingga dini hari.
Memasuki pagi hari, cuaca diperkirakan cerah dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 6,7 kilometer per jam, sementara tingkat kelembapan udara mencapai 80 persen.
Saat siang hari, suhu udara meningkat hingga 31 derajat Celsius dengan kondisi cuaca tetap cerah.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 27,8 kilometer per jam, menjadikannya periode dengan hembusan angin paling kencang sepanjang hari.
Kelembapan udara turun menjadi sekitar 57 persen.
Memasuki malam, langit Bojonegoro masih diperkirakan cerah.
Suhu udara kembali turun menjadi 26 derajat Celsius, dengan angin dari arah tenggara berkecepatan 14,8 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 76 persen.
Sementara pada dini hari, cuaca tetap cerah dengan suhu sekitar 25 derajat Celsius.
Angin masih bergerak dari arah tenggara dengan kecepatan 13,7 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara kembali meningkat hingga 80 persen.
Hasil pemantauan visual BPBD juga menunjukkan kondisi cuaca di seluruh wilayah Bojonegoro, meliputi kawasan kota, wilayah selatan, timur, hingga barat, berada dalam kondisi cerah.
Hingga laporan diterbitkan, tidak ada kejadian bencana maupun kondisi darurat yang dilaporkan.
Di sisi lain, hasil pemantauan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo menunjukkan kondisi yang masih aman.
Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air tercatat 6,12 meter dengan status Normal dan menunjukkan tren menurun.
Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa situasi hidrologi di wilayah Bojonegoro masih terkendali.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi sungai, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan bantaran Bengawan Solo.
BPBD Kabupaten Bojonegoro juga mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu serta mengikuti informasi resmi dari instansi terkait sebagai acuan dalam beraktivitas. (aj)

























