Beranda TNI/POLRI TNI Polri dan Petani Bersatu, Wamentan Dorong Ketahanan Pangan di Lamongan

TNI Polri dan Petani Bersatu, Wamentan Dorong Ketahanan Pangan di Lamongan

IMG 20260531 WA0017

LAMONGAN – Hamparan persawahan di Desa Kebalan Kulon, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, menjadi saksi kuatnya komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia (Wamentan RI), Dr. Sudaryono B.Eng., M.M., MBA, hadir langsung memimpin Gerakan Tanam Nasional yang digelar pada Minggu (31/5/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda tanam padi bersama, tetapi juga menunjukkan sinergi besar antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan para petani dalam mendukung target swasembada pangan Indonesia.

Dalam kegiatan itu, Wamentan didampingi Menteri PPN/Kepala Bappenas, Gubernur Jawa Timur, Danrem 082/CPYJ, Dandim 0812/Lamongan, Kapolres Lamongan, Bupati Lamongan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lamongan.

Menggunakan teknologi pertanian modern berupa mesin transplanter, para pejabat bersama petani turun langsung ke sawah untuk menanam bibit padi.

Kehadiran mereka di tengah lahan pertanian menjadi simbol dukungan nyata terhadap sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa TNI akan terus hadir mendampingi petani dalam setiap tahapan produksi pertanian.

Menurutnya, peran Babinsa di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.

“Pendampingan kepada petani terus kami lakukan mulai masa tanam hingga panen. Kami berkomitmen mendukung setiap upaya yang dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo menilai bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional.

Ia menekankan bahwa daerah yang mampu mempertahankan produktivitas pertanian akan memiliki peran strategis dalam mendukung kekuatan bangsa di masa mendatang.

Sementara itu, Wamentan Sudaryono memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan para petani di Lamongan.

Menurutnya, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan semangat gotong royong dari seluruh elemen bangsa.

Dia optimistis semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Lamongan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, juga menyampaikan keyakinannya bahwa Lamongan akan terus mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur maupun tingkat nasional.

Dukungan pemerintah pusat yang semakin kuat dinilai mampu meningkatkan motivasi petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian.

Suasana hangat dan penuh antusiasme terlihat saat para petani menyambut kedatangan rombongan.

Bagi mereka, kehadiran para pemimpin di tengah sawah bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk perhatian langsung terhadap perjuangan petani dalam menjaga ketersediaan pangan bangsa.

Dari hamparan sawah Kebalan Kulon, tersirat pesan penting bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan kolaborasi yang erat antara pemerintah, TNI, Polri, dan petani, cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri, kuat, dan berdaulat pangan semakin berada dalam jangkauan. (as)