LAMONGAN – Komitmen memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong geliat ekonomi desa kembali dibuktikan di Kabupaten Lamongan.
Sebanyak 55 unit mobil pick-up operasional 4×4 resmi tiba di Markas Kodim 0812/Lamongan, Minggu (29/3/2026).
Armada bantuan dari PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) ini diproyeksikan menjadi tulang punggung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di berbagai wilayah termasuk di. Lamongan.
Kendaraan tersebut nantinya akan segera didistribusikan ke desa-desa untuk menunjang mobilitas, khususnya dalam memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Deni Suryo Anggo Digdo, menegaskan bahwa kehadiran armada ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat infrastruktur ekonomi berbasis desa.
“Lamongan menjadi salah satu daerah yang mendapatkan dukungan kendaraan operasional KDKMP secara bertahap. Armada ini akan langsung dimanfaatkan oleh koperasi desa yang sudah siap berjalan,” ujarnya.
Menurutnya, kendaraan berpenggerak empat roda ini sangat dibutuhkan, mengingat kondisi geografis desa yang beragam, termasuk akses jalan yang tidak selalu mudah dijangkau.
Dengan kemampuan melibas berbagai medan, armada ini diharapkan mampu memangkas hambatan distribusi hasil panen petani menuju pasar, sekaligus menjaga kestabilan pasokan kebutuhan pokok di tingkat desa.
Tak hanya itu, program KDKMP di Lamongan kini mulai dilirik sebagai model percontohan nasional dalam penguatan ketahanan pangan berbasis desa.
Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun sistem distribusi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
“Armada ini bukan sekadar kendaraan, tetapi penggerak ekonomi desa. Distribusi yang lancar akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan pemerataan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Dengan tambahan 55 unit kendaraan operasional ini, diharapkan roda ekonomi desa di Lamongan semakin berputar kencang, sekaligus memperkuat fondasi menuju kemandirian pangan dari tingkat desa. (as)

























