BOJONEGORO – Kepadatan arus lalu lintas kendaraan roda dua terjadi di wilayah Telon Penceng hingga perempatan Pasar Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, pada H+2 Lebaran, Minggu (22/3/2026).
Lonjakan volume kendaraan di Bojonegoro ini mulai terasa sejak pukul 09.00 WIB dan didominasi pengendara yang melakukan perjalanan silaturahmi atau halal bihalal.
Titik perempatan Pasar Sumberrejo, Bojonegoro, menjadi simpul kemacetan karena merupakan jalur pertemuan dari berbagai arah.
Arus kendaraan dari wilayah Sumberrejo menuju selatan (Kedungadem) serta dari utara (Kanor) bertemu di lokasi tersebut, sehingga memicu antrian panjang, terutama saat lampu lalu lintas menyala merah.
Selain faktor pertemuan jalur, aktivitas ekonomi di sekitar lokasi juga memperparah kondisi.
Kawasan tersebut dikenal sebagai pusat keramaian dengan keberadaan pasar tradisional, minimarket, rumah sakit umum, hingga SPBU yang ramai dikunjungi masyarakat Bojonegoro setiap hari.
Salah satu pengendara, Azis, warga Kedungwaru, Sumberrejo, mengaku terjebak kemacetan saat hendak bersilaturahmi bersama istrinya ke wilayah Kanor.
Ia memilih melintas melalui jalur Sumuragung, namun tetap harus menghadapi kepadatan di titik tersebut.
“Memang sering macet di sini, apalagi dari Telon Penceng sampai perempatan pasar. Ini kan pusat keramaian, ada minimarket, rumah sakit, dan lampu merah. Ditambah lagi SPBU, jadi antriannya panjang,” ujar Azis.
Menurutnya, kondisi ini sebenarnya sudah terjadi pada hari biasa, namun menjelang Lebaran intensitas kendaraan meningkat signifikan.
Banyak masyarakat Bojonegoro yang melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga, sehingga volume lalu lintas melonjak drastis.
Dia juga menambahkan, kepadatan biasanya semakin parah menjelang sore hingga waktu magrib.
“Kalau sudah mendekati magrib, wah bisa lebih ramai lagi. Banyak orang keluar untuk silaturahmi,” imbuhnya.
Situasi ini menjadi perhatian bagi pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, agar tetap berhati-hati dan mempertimbangkan jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di kawasan tersebut. (aj)

























