Beranda Infotaiment Gelombang Terakhir, 800 Lebih Santri Sunan Drajat Lamongan Tinggalkan Pondok

Gelombang Terakhir, 800 Lebih Santri Sunan Drajat Lamongan Tinggalkan Pondok

IMG 20260318 WA0017

LAMONGAN — Gelombang kepulangan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, menghadirkan suasana haru yang kental, Rabu (18/3/2026).

Ratusan santri tampak bersiap meninggalkan pondok yang berada di wilayah utara Lamongan tersebut, kembali ke kampung halaman untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.

Momentum ini menjadi penutup rangkaian mudik santri di Lamongan tahun 2026.

Meski melibatkan ratusan orang dan puluhan kendaraan, proses keberangkatan berlangsung tertib dan lancar berkat pengamanan maksimal dari aparat kepolisian Lamongan.

Sejak pagi, jajaran Polsek Paciran, Polres Lamongan, sudah bersiaga di lokasi.

Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti bersama personel Pos Pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Kehadiran aparat memastikan seluruh proses berjalan aman dan nyaman, baik bagi santri maupun keluarga yang mengantar.

Sebanyak 868 santri diberangkatkan secara serentak menggunakan berbagai moda transportasi.

Mulai dari bus besar, bus medium, hingga kendaraan jenis elf dan pregio yang membawa mereka menuju berbagai daerah, khususnya di Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti Blora, Kendal, dan Rembang.

Sementara itu, sekitar 400 santri lainnya dijemput langsung oleh keluarga.

Momen pertemuan ini pun dipenuhi suasana hangat dan emosional, memperlihatkan kerinduan yang akhirnya terobati setelah menjalani masa pendidikan di pondok.

Petugas kepolisian Lamongan tampak aktif mengatur arus kendaraan, membantu kelancaran mobilisasi, serta memberikan rasa aman di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran.

Melalui Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, disampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama saat periode mudik yang identik dengan lonjakan mobilitas.

Pihak kepolisian juga menghimbau seluruh pengemudi untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Disiplin berlalu lintas dan kewaspadaan dinilai menjadi kunci agar para santri dapat tiba dengan selamat di tujuan masing-masing.

Berkat sinergi antara kepolisian, pihak pondok pesantren, dan para pengemudi, rangkaian mudik santri Ponpes Sunan Drajat, Lamongan, tahun ini berjalan sukses.

Suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan menjadi penutup yang mengesankan bagi para santri sebelum merayakan Idul Fitri di kampung halaman. (as)