Beranda Infotaiment 30 Tokoh Pariwisata dan Budaya Gresik Terima Penghargaan, Bawean Disebut Punya Spot...

30 Tokoh Pariwisata dan Budaya Gresik Terima Penghargaan, Bawean Disebut Punya Spot Selam Kelas Dunia

IMG 20260315 WA0016

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi kepada para tokoh yang dinilai berkontribusi besar dalam pengembangan sektor pariwisata dan budaya daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, kepada 30 insan pariwisata dan budayawan dalam acara “Apresiasi Pariwisata, Budaya, dan Media Bercerita” yang digelar di Gedung Nasional Indonesia pada Jumat (13/3/2026).

Penghargaan ini diberikan kepada berbagai kategori, mulai dari desa wisata, kampung wisata, tokoh penggerak pariwisata, budayawan, jurnalis, hingga pelaku promosi wisata dan budaya yang selama ini aktif memperkenalkan potensi Gresik.

Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Gresik dan turut dihadiri oleh Melati Tedja, yang merupakan Putri Indonesia Pendidikan dan Kebudayaan 2024, bersama sejumlah tokoh pers.

Dalam sambutan tertulis Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang dibacakan oleh Wabup Alif, ditegaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak dapat dilakukan secara sendiri oleh pemerintah.

Diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, para pemangku kepentingan, komunitas, serta media.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para pegiat wisata dan budaya yang selama ini berperan dalam melestarikan serta mempromosikan kearifan lokal Kabupaten Gresik.

“Ini adalah wujud apresiasi Pemerintah Kabupaten Gresik kepada insan pariwisata dan budayawan yang telah berkomitmen mengembangkan potensi daerah,” ujar Wabup Alif saat membacakan sambutan bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Alif juga menyoroti potensi besar wisata bahari di Pulau Bawean.

Ia mengungkapkan bahwa sejumlah penyelam internasional memberikan testimoni positif terhadap kualitas titik selam di kawasan tersebut.

Bahkan, menurut pengakuan beberapa penyelam dunia, spot menyelam di Bawean dinilai memiliki kualitas yang sangat baik dan disebut-sebut sebagai salah satu lokasi selam terbaik di Indonesia setelah Raja Ampat.

Selain keindahan bawah laut, kawasan mangrove serta potensi alam lainnya di Bawean juga dinilai memiliki daya tarik wisata yang besar. Pemerintah daerah berharap potensi tersebut terus dipromosikan agar semakin dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam hal ini, dukungan dari tokoh publik seperti Melati Tedja diharapkan dapat membantu memperkenalkan keindahan Bawean ke panggung nasional bahkan internasional.

Tidak hanya membahas sektor pariwisata, dalam kesempatan tersebut Wabup Alif juga menyinggung rencana pembangunan daerah dalam beberapa tahun ke depan.

Pemerintah Kabupaten Gresik, kata dia, akan memprioritaskan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan, khususnya jalan poros desa dan jalan kabupaten.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur menjadi langkah penting untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi daerah.

“Konsentrasi kami di tahun 2026, 2027, dan 2028 adalah perbaikan jalan. Kami ingin masalah infrastruktur ini bisa tuntas,” tegasnya.

Dia menambahkan, kondisi jalan yang baik akan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi barang, aktivitas ekonomi, serta akses masyarakat menuju berbagai kawasan, termasuk destinasi wisata di Kabupaten Gresik. (rif)