BOJONEGORO – Aksi cepat kembali ditunjukkan jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Kabupaten Bojonegoro.
Sebuah pohon tumbang yang melintang di jalan raya penghubung Ngambon–Tobo, tepatnya di Desa Sendangrejo, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (24/2/2026) pagi, berhasil dievakuasi dalam waktu kurang dari satu jam.
Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas di jalur vital antar wilayah Bojonegoro itu.
Laporan pertama diterima Pos Ngambon pada pukul 07.59 WIB dari pengguna jalan yang melintas dan mendapati batang pohon menutup hampir seluruh badan jalan.
Tak butuh waktu lama, pada pukul 08.04 WIB tiga personel Regu 3 Pos Ngambon langsung diberangkatkan menggunakan satu unit fire truck menuju lokasi kejadian.
Hanya berselang lima menit perjalanan, tim sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan asesmen cepat.
Tanpa menunggu lama, personel segera memotong batang serta ranting pohon menggunakan peralatan khusus untuk membuka akses jalan.
Proses evakuasi berlangsung lancar dan terkendali. Pada pukul 08.45 WIB, material pohon yang menghalangi jalur Ngambon–Tobo, Bojonegoro, berhasil disingkirkan sepenuhnya, arus lalu lintas pun kembali normal.
Kecepatan respon ini menjadi bukti kesiapsiagaan Damkarmat Bojonegoro dalam menangani kondisi darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Tak hanya fokus pada evakuasi, personel Damkarmat Bojonegoro juga memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan sosialisasi singkat kepada warga sekitar.
Edukasi ini berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Damkarmat Bojonegoro, termasuk pentingnya pelaporan dini terhadap potensi bahaya seperti pohon rawan tumbang, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya.
Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat Bojonegoro dalam menghadapi risiko kebencanaan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengapresiasi gerak cepat personel Pos Ngambon.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan profesional. Begitu laporan masuk pukul 07.59 WIB, personel langsung bergerak. Dalam waktu kurang dari satu jam, penanganan sudah selesai dan akses jalan kembali normal,” ujar Siswoyo.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.
“Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan,” tambahnya.
Dalam proses penanganan, Damkarmat Bojonegoro turut berkoordinasi dengan PLN Padangan untuk memastikan tidak ada gangguan atau potensi bahaya pada jaringan listrik di sekitar lokasi kejadian.
Sinergi antara petugas, masyarakat Bojonegoro, dan instansi terkait menjadi kunci agar setiap gangguan keselamatan dapat segera diatasi dan tidak menimbulkan dampak lebih luas.
Peristiwa ini kembali menegaskan kesiapan Damkarmat Bojonegoro dalam merespons situasi darurat secara cepat dan terukur.
Dengan sistem pelaporan yang responsif dan koordinasi lintas sektor yang solid, diharapkan setiap potensi ancaman keselamatan di wilayah Bojonegoro dapat diminimalisir sejak dini. (aj)

























