SURAKARTA — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid MUI Kota Surakarta, Minggu (15/2/2026), saat ratusan jamaah menghadiri kajian menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan ini semakin istimewa dengan kehadiran utusan dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIV, yakni KPA Singonagoro.
Tak sekedar pengajian, kegiatan yang digagas Yayasan Pendidikan dan Pembinaan Umat Al-Huda bersama Barisan Santri Karaton (Baskara) Surakarta ini juga menghadirkan aksi sosial berupa pembagian sekitar 300 porsi bakso gratis kepada jamaah.
Kajian jelang Ramadhan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri secara spiritual.
Ratusan jamaah mengikuti pengajian dengan khidmat, menyimak tausiyah yang menekankan pentingnya penyucian hati, memperbanyak ibadah, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Kehadiran utusan Keraton Surakarta mempertegas dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, KPA Singonagoro menyampaikan pesan langsung dari Sri Susuhunan Pakubuwono XIV agar Ramadhan dijadikan sebagai titik tolak memperkuat keimanan dan persatuan.
“Sri Susuhunan berpesan agar masyarakat menyambut Ramadhan dengan hati bersih, meningkatkan kualitas ibadah, menjaga persatuan, dan memperkuat kepedulian sosial. Keraton Surakarta senantiasa mendukung kegiatan keagamaan dan sosial yang membawa kemaslahatan umat,” ujarnya.
Pembagian ratusan porsi bakso gratis bukan sekadar hidangan kebersamaan, tetapi juga simbol kuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial yang menjadi bagian dari budaya bangsa sekaligus ajaran agama.
KPA Singonagoro menegaskan bahwa semangat berbagi harus terus dijaga, terlebih menjelang bulan penuh berkah.
Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan antara ulama, masyarakat, dan Keraton Surakarta, sekaligus memperkuat harmoni sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dengan suasana yang penuh kehangatan, kajian jelang Ramadhan ini menjadi pengingat bahwa spiritualitas dan kepedulian sosial berjalan beriringan. (dtw)

























