Beranda TNI/POLRI Ngopi Bareng Polisi, Driver Ojol Lamongan Diajak Jadi Pelopor Keselamatan

Ngopi Bareng Polisi, Driver Ojol Lamongan Diajak Jadi Pelopor Keselamatan

IMG 20260212 WA0015

LAMONGAN – Suasana santai dan penuh keakraban menyelimuti Warkop Aconk di Jalan Veteran, Lamongan, Kamis pagi (12/2/2026).

Di warung kopi yang menjadi tempat berkumpul para pengemudi ojek online (ojol) itu, Satlantas Polres Lamongan hadir dengan pendekatan berbeda: ngopi bareng sambil mengajak tertib berlalu lintas.

Melalui kegiatan Polantas Menyapa Warkop Ojol Kamtibmas, jajaran Satlantas Polres Lamongan memilih cara humanis untuk mendekatkan diri dengan komunitas ojol sekaligus menumbuhkan kesadaran keselamatan di jalan raya.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kanit Kamsel Satlantas Polres Lamongan, Iptu Muji Agung Kurniawan, S.H., M.H., didampingi anggota Satlantas serta perwakilan komunitas ojol dari berbagai wilayah di Kabupaten Lamongan.

Alih-alih formal dan kaku, dialog berlangsung cair. Sambil menyeruput kopi, para pengemudi diajak berdiskusi ringan seputar Kamseltibcar Lantas keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta dinamika kamtibmas yang kerap ditemui di lapangan.

Ruang diskusi terbuka ini menjadi wadah bagi para driver ojol untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, hingga pengalaman berkendara sehari-hari.

Dari obrolan santai itu, tumbuh komitmen bersama untuk menjadikan jalan raya Lamongan lebih aman dan tertib.

Iptu Muji Agung Kurniawan menegaskan bahwa pengemudi ojol memegang peran penting sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas.

Tingginya mobilitas serta intensitas interaksi dengan masyarakat menjadikan ojol sebagai contoh nyata bagi pengguna jalan lainnya.

“Rekan-rekan ojol kami harapkan selalu mematuhi aturan lalu lintas, membawa kelengkapan surat kendaraan, memakai helm SNI, dan tidak menggunakan ponsel saat berkendara. Keselamatan adalah kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Satlantas Polres Lamongan juga mensosialisasikan Operasi Keselamatan 2026.

Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif dan preventif.

Menurutnya, disiplin berlalu lintas bukan semata untuk menghindari sanksi hukum, tetapi sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri, penumpang, dan sesama pengguna jalan.

Tak hanya edukasi, para pengemudi ojol juga dibekali informasi layanan kepolisian, seperti Call Center 110 dan layanan pengaduan cepat Lapor Lur Kapolres Lamongan.

Layanan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan apabila menemukan gangguan kamtibmas atau kondisi darurat di jalan.

Sebagai wujud kepedulian, Satlantas Polres Lamongan turut menyerahkan bantuan beras dan helm kepada para driver ojol yang hadir.

Bantuan tersebut menjadi simbol dukungan sekaligus pengingat pentingnya keselamatan berkendara.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Polantas Menyapa merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Melalui pendekatan yang humanis, kami ingin membangun komunikasi yang lebih dekat. Komunitas ojol punya peran besar dalam aktivitas harian masyarakat. Sinergi yang kuat antara Polantas dan ojol akan menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Lamongan,” ujarnya.

Lewat obrolan sederhana di warung kopi, Polantas Menyapa menjadi lebih dari sekadar sosialisasi.

Dari secangkir kopi, tumbuh kesadaran dan komitmen bersama untuk menjaga keselamatan di jalan raya. (as)