Beranda Daerah Infrastruktur Tuntas, Harapan Tumbuh di Desa Mojo Kalitidu Bojonegoro

Infrastruktur Tuntas, Harapan Tumbuh di Desa Mojo Kalitidu Bojonegoro

IMG 20260211 WA0050

BOJONEGORO – Upaya meningkatkan konektivitas antar wilayah terus menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bojonegoro demi mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.

Terbaru, pembangunan jalan rigid beton sepanjang 1.340 meter di Desa Mojo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, rampung dikerjakan melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun 2025.

Bagi warga desa, khususnya petani, jalan bukan sekedar jalur penghubung.

Jalan yang rusak selama ini menjadi penghalang antara hasil jerih payah di sawah dan kebun dengan nilai jual yang layak.

Kini, seiring rampungnya pembangunan jalan beton, hambatan itu perlahan runtuh.

Keberadaan infrastruktur baru tersebut memberikan dampak nyata.

Arus mobilitas warga semakin lancar, distribusi hasil pertanian kian efisien, dan roda perekonomian desa pun bergerak lebih cepat.

Para petani kini lebih mudah mengangkut hasil panen padi maupun komoditas unggulan Desa Mojo seperti jambu kristal dan belimbing.

Pola kerja swakelola desa yang diterapkan dalam proyek ini juga menjadi sorotan.

Proses pembangunan dilakukan secara transparan dan akuntabel, melibatkan peran aktif masyarakat setempat sejak perencanaan hingga pelaksanaan.

Salah satu warga Desa Mojo, Sukri, mengaku merasakan langsung manfaat dari jalan baru tersebut.

“Alhamdulillah sekarang jalan sudah bagus. Lalu lintas lancar, petani buah seperti jambu kristal dan belimbing lebih mudah kirim pesanan, dan mengangkut padi juga tidak lagi kesulitan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojo, Anik Umiatun, menyebut keberhasilan pembangunan jalan rigid beton ini tak lepas dari sinergi antara pemerintah desa, Tim Pelaksana Kegiatan (Timlak), serta dukungan pihak penyedia material.

Menurut Anik, pengiriman material dari CV Anugrah Bumi Nusantara (ABN) yang cepat dan tepat waktu menjadi salah satu faktor penentu kelancaran pekerjaan, khususnya di wilayah RT 05 hingga RT 10.

“CV ABN sangat bertanggung jawab. Setiap kali kami membutuhkan material, pengirimannya selalu cepat. Pembangunan jalan dibagi menjadi dua segmen, yaitu sepanjang 680 meter dengan lebar 4 meter dan 660 meter dengan lebar 3 meter, menyesuaikan kondisi lapangan. Total panjangnya 1.340 meter,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Mojo dalam mengelola dana BKKD dari Pemkab Bojonegoro secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.

Untuk memastikan kualitas dan ketepatan sasaran, Inspektorat Kabupaten Bojonegoro juga telah melakukan monitoring dan evaluasi (monev).

Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa pekerjaan fisik jalan rigid beton telah memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan.

Rampungnya pembangunan jalan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kesejahteraan warga Desa Mojo, sekaligus memperkuat konektivitas wilayah sebagai penopang ekonomi lokal. (aj)