TUBAN — Komitmen Setia Hati Terate (SH Terate) Ranting Soko, Cabang Tuban, Pusat Madiun dalam membangun kualitas spiritual dan sosial warganya terus diperkuat melalui kegiatan Ngaji Kitab Mabadi’ul Fiqih.
Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran sekaligus pembinaan karakter agar warga SH Terate mampu hadir sebagai pribadi yang bermanfaat di tengah masyarakat.
Ketua SH Terate Ranting Soko, M. Soleh, S.Pt., menegaskan bahwa pengajian kitab tersebut memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai forum pendalaman ilmu agama, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai akhlaq dan tanggung jawab sosial bagi siswa maupun warga SH Terate.
“Ngaji ini bukan sekedar menambah pengetahuan fiqih, tetapi menjadi pengingat nilai-nilai dasar yang harus diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat. Ilmu yang diperoleh diharapkan mampu menjadi bekal untuk memberi pencerahan dan solusi bagi lingkungan sekitar,” ungkapnya.
M. Soleh menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan filosofi ajaran SH Terate tentang lambang hati yang bersinar, yang mencerminkan harapan agar setiap warga SH Terate mampu menjadi sosok penerang, penyejuk, dan rujukan dalam berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, pengajian Kitab Mabadi’ul Fiqih juga menjadi bentuk nyata pengamalan ajaran luhur SH Terate yang menuntun warganya untuk bersikap arif, bijaksana, serta bertanggung jawab dalam setiap peran yang dijalani.
Selain penguatan keilmuan, kegiatan ngaji kitab ini juga dimanfaatkan sebagai wadah mempererat silaturahmi antar siswa, warga, serta pengurus ranting hingga rayon.
Melalui pertemuan rutin, semangat persaudaraan diharapkan semakin kuat, selaras dengan nilai utama SH Terate yang menjunjung tinggi kebersamaan dan keikhlasan.
Tak hanya itu, pengajian ini juga menjadi sarana untuk mendalami amaliyah keagamaan yang selama ini dijalankan, agar semakin sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
Pengajian Kitab Mabadi’ul Fiqih dipimpin oleh H. M. Basyir Nadzir, S.S., M.Ag., Ketua Yayasan Latahzan Addaroini At Tubani, yang dikenal luas sebagai pembimbing kajian kitab tersebut.
Dengan metode penyampaian yang sistematis dan komunikatif, peserta dibimbing memahami dasar-dasar fiqih secara kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, SH Terate Ranting Soko menegaskan tekadnya untuk terus mencetak warga yang matang secara spiritual, cerdas secara intelektual, serta peduli secara sosial, sehingga kehadiran SH Terate benar-benar menjadi cahaya yang menebar manfaat bagi masyarakat luas. (an)
























