BOJONEGORO – Wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran Polsek Balen Polres Bojonegoro.
Kapolsek Balen, AKP Sri Windiarto, S.H., menugaskan personel Bhabinkamtibmas, Brigpol Frengky, untuk menghadiri sekaligus melakukan pengamanan kegiatan masyarakat berupa pentas seni Wayang Tengul dalam rangka tradisi Kaleman Padi yang digelar di Desa Mulyoagung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (24/01/2026).
Kegiatan budaya tersebut merupakan tradisi turun-temurun yang masih lestari di tengah masyarakat pedesaan Bojonegoro.
Pentas Wayang Tengul tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga sarat nilai budaya, doa, serta ungkapan rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang diperoleh.
Kapolsek Balen AKP Sri Windiarto menjelaskan bahwa kehadiran anggota Polri dalam kegiatan masyarakat memiliki makna strategis, tidak hanya dari sisi pengamanan, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
“Hadirnya kepolisian di tengah masyarakat merupakan bentuk kerja sama sekaligus upaya mendekatkan diri dengan warga. Ini juga menjadi wujud nyata hadirnya negara dalam setiap aktivitas masyarakat,” ujar AKP Sri Windiarto.
Ia menegaskan bahwa yang paling utama dari penugasan tersebut adalah bentuk tanggung jawab anggota Polri dalam mengemban amanah sebagai Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).
“Ini adalah tanggung jawab moral dan institusional atas amanah yang dipercayakan kepada anggota Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk selalu hadir, mengayomi, dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Brigpol Frengky selaku Bhabinkamtibmas Desa Mulyoagung menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan sinergi dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam kegiatan tersebut, pihak kepolisian bekerja sama dengan Sertu Roni selaku Babinsa, Kepala Desa Mulyoagung, serta seluruh perangkat desa.
“Dalam pengamanan pentas Wayang Tengul ini, kami berkolaborasi bersama tiga pilar Kamtibmas Desa Mulyoagung, yaitu Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa,” ungkap Brigpol Frengky.
Kolaborasi tersebut dinilai efektif dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama acara berlangsung.
Kehadiran aparat keamanan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang hadir menyaksikan pertunjukan seni tradisional tersebut hingga acara selesai.
Melalui kegiatan ini, Polsek Balen berharap tradisi budaya lokal tetap dapat dilestarikan tanpa mengesampingkan aspek keamanan dan ketertiban.
Selain itu, sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah desa diharapkan semakin solid dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya dalam setiap kegiatan masyarakat. (aj)

























