Beranda Infotaiment Indonesia Diguncang Gempa Beruntun, BMKG Pastikan Aman

Indonesia Diguncang Gempa Beruntun, BMKG Pastikan Aman

IMG 20260125 WA0040

MEDIA CAHAYA BARU – Aktivitas seismik kembali terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan rentetan gempa bumi berkekuatan kecil hingga menengah yang tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gempa-gempa tersebut tersebar di berbagai daerah, mulai dari Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Jawa Timur, hingga Lampung.

Berdasarkan data sementara BMKG, gempa dengan magnitudo 2,5 hingga 3,8 terjadi pada waktu yang berdekatan sejak sore hingga malam hari.

Mayoritas gempa berada pada kedalaman menengah hingga dalam, sehingga tidak berpotensi tsunami dan tidak menimbulkan dampak kerusakan signifikan.

Salah satu gempa yang dilaporkan dirasakan masyarakat terjadi di wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dengan magnitudo 3,4 pada pukul 19.11 WIB.

Gempa tersebut berpusat di darat sekitar 46 kilometer timur laut Sumbawa dengan kedalaman 26 kilometer, dan dilaporkan terasa hingga III MMI.

Sementara itu, aktivitas gempa juga tercatat di wilayah Maluku, khususnya di sekitar Seram Bagian Timur, dengan magnitudo 3,2 dan 2,6, serta kedalaman mencapai lebih dari 170 kilometer.

Gempa dengan kedalaman besar ini umumnya bersifat lemah di permukaan.

Di wilayah Sulawesi Utara, gempa bumi berkekuatan 3,1 tercatat mengguncang kawasan Melonguane dan Kepulauan Sitaro, dengan pusat gempa berada di laut pada kedalaman antara 10 hingga 62 kilometer.

Gempa dangkal juga terjadi di beberapa daerah lain, seperti Kabupaten Kupang, NTT, dengan magnitudo 2,9 pada kedalaman 7 kilometer, serta di selatan Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan magnitudo 3,4 pada kedalaman 6 kilometer.

Selain itu, wilayah Tanggamus, Lampung, turut mengalami gempa berkekuatan 3,8 pada kedalaman 22 kilometer.

BMKG menegaskan bahwa informasi gempa yang disampaikan bersifat sementara dan mengutamakan kecepatan, sehingga data masih dapat berubah seiring proses pemutakhiran dan kelengkapan informasi.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memantau informasi resmi dari BMKG,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.

BMKG terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas kegempaan di seluruh wilayah Indonesia yang memang berada di jalur cincin api Pasifik. (Red)