Beranda Daerah Sidak DPRD Bojonegoro, Siswa SDN Tondomulo 4 Terancam Bahaya

Sidak DPRD Bojonegoro, Siswa SDN Tondomulo 4 Terancam Bahaya

IMG 20260121 WA0017

BOJONEGORO – Kondisi bangunan SDN Tondomulo 4, Dusun Sumengko, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, menuai perhatian serius.

Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut, Rabu (21/1/2026) siang, menyusul laporan kerusakan gedung yang dinilai membahayakan keselamatan guru dan peserta didik.

Dalam sidak itu, anggota Komisi C DPRD Bojonegoro mendapati kondisi bangunan sekolah yang memprihatinkan.

Sejumlah bagian konstruksi, khususnya kuda-kuda bangunan, tampak mengalami kerusakan berat dan berpotensi ambruk saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menyatakan keprihatinannya setelah melihat langsung kondisi sarana prasarana sekolah tersebut.

Ia menegaskan bahwa keselamatan siswa dan tenaga pendidik harus menjadi prioritas utama.

“Melihat kondisi gedung yang sangat membahayakan, ada beberapa rekomendasi dari Komisi C. Pertama, siswa harus segera direlokasi ke tempat yang aman. Kedua, kami merekomendasikan kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, agar sekolah ini segera dibangun,” tegasnya.

Ahmad Supriyanto menambahkan, pembangunan SDN Tondomulo 4 dapat dialokasikan melalui skema anggaran yang tersedia, baik melalui PTT maupun P-APBD Tahun Anggaran 2026, sesuai mekanisme yang memungkinkan.

Menurutnya, kondisi sekolah tersebut sudah masuk kategori mendesak dan tidak bisa ditunda.

“Kami juga mendorong Dinas Pendidikan untuk melakukan identifikasi dan evaluasi terhadap sekolah-sekolah lain yang sarana prasarananya berpotensi membahayakan. Semua lembaga pendidikan harus memiliki fasilitas yang aman dan layak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Zamroni, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti hasil sidak tersebut.

Dia menyebut Dinas Pendidikan akan menunggu rekomendasi tertulis dari Komisi C DPRD sebagai dasar penanganan lanjutan.

“Secara teknis, tim mekanik sudah menyampaikan bahwa yang paling penting saat ini adalah pengamanan siswa. Ruangan akan segera dikosongkan, dan anak-anak akan dipindahkan ke lokasi lain agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan aman,” jelasnya.

Di sisi lain, Plt Kepala Sekolah SDN Tondomulo 4, Priyanto Utomo, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan respon cepat Komisi C DPRD Bojonegoro.

Dirinya berharap pembangunan gedung sekolah bisa segera direalisasikan.

“Kami sangat berharap ada tindak lanjut secepatnya. Dengan gedung yang layak, proses belajar mengajar akan lebih nyaman dan anak-anak bisa belajar dengan tenang,” ungkapnya.

Priyanto menjelaskan, saat ini SDN Tondomulo 4 memiliki 11 guru dan 51 siswa yang terbagi dalam enam kelas.

Ia berharap kondisi darurat ini segera mendapatkan solusi agar hak siswa untuk memperoleh pendidikan yang aman dan layak tetap terpenuhi. (aj)