BOJONEGORO – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa.
Kapolsek Kepohbaru, IPTU Supriyanto, turun langsung ke lapangan dengan melakukan sambang dan dialogis bersama para petani jagung di Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (14/1/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif di wilayah pedesaan.
Dalam suasana akrab, IPTU Supriyanto berdialog langsung dengan para petani Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro terkait kondisi tanaman jagung, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga perkiraan waktu panen.
Kapolsek juga menyimak berbagai persoalan yang dihadapi petani di lapangan, seperti cuaca, hama, hingga kendala teknis lainnya.
Selain menyerap aspirasi, Kapolsek Kepohbaru turut menyampaikan imbauan kamtibmas.
Ia mengingatkan para petani agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan, khususnya pencurian hasil panen dan sarana produksi pertanian yang kerap terjadi menjelang masa panen.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Kami mengajak para petani agar tidak ragu berkoordinasi dengan pihak kepolisian jika menemukan gangguan kamtibmas di area pertanian,” ujar IPTU Supriyanto.
Menurutnya, keamanan lahan pertanian menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan panen dan kesejahteraan petani.
Oleh karena itu, ia tegaskan, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat tani perlu terus diperkuat.
Melalui kegiatan sambang dialogis ini, diharapkan terjalin komunikasi yang intens dan hubungan yang harmonis antara Polri dan para petani.
Dengan lingkungan yang aman dan kondusif, sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Kepohbaru diharapkan dapat berkembang optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah. (aj)

























