Beranda TNI/POLRI Perangi Narkoba, Muspika Pucuk Lamongan Bangun Generasi Nasionalis

Perangi Narkoba, Muspika Pucuk Lamongan Bangun Generasi Nasionalis

IMG 20260116 WA0015

LAMONGAN – Komitmen membentengi generasi muda dari ancaman narkoba dan kenakalan remaja terus diperkuat Muspika Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan.

Melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba, kenakalan remaja, serta penguatan wawasan kebangsaan, pemerintah kecamatan menyasar pemuda dan masyarakat Desa NLamonga Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Ngambeg ini menjadi upaya strategis memberikan edukasi sejak dini mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, risiko hukum yang mengintai pelaku, serta pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi dan pergaulan bebas.

Mewakili Danramil 0812/26 Pucuk, Batuud Koramil Pucuk Peltu Dul Kholil menegaskan bahwa generasi muda membutuhkan fondasi moral dan nasionalisme yang kuat agar mampu menyaring pengaruh negatif lingkungan.

“Pemuda adalah aset bangsa. Jika dibekali wawasan kebangsaan yang kokoh, mereka akan memiliki benteng diri untuk menolak narkoba dan berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan,” tegasnya.

Camat Pucuk, Nurul Misbah, S.H., M.M., dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari tindak kriminal.

Sementara itu, Kapolsek Pucuk AKP Su’ud, S.H., M.H., memaparkan secara detail ancaman sanksi hukum bagi pengguna maupun pengedar narkoba.

Ia juga mengingatkan peran orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas dan pergaulan anak, terutama di era digital yang penuh tantangan.

Kegiatan ini semakin diperkuat dengan kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Airlangga (UNAIR).

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen edukasi yang menyebarluaskan informasi melalui pendampingan kepada pelajar dan remaja desa.

Sinergi antara Muspika, TNI-Polri, pemerintah desa, serta kalangan akademisi diyakini mampu memperluas jangkauan edukasi sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang pentingnya menciptakan wilayah yang bebas narkoba.

Melalui sosialisasi ini, Muspika Pucuk berharap Desa Ngambeg dapat tumbuh sebagai lingkungan yang kondusif, sekaligus melahirkan generasi muda yang berkarakter kuat, berintegritas, dan memiliki jiwa nasionalisme tinggi sebagai penerus bangsa. (as)