BOJONEGORO — Untuk menekan potensi tindak kriminalitas dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif, Polsek Sugihwaras bersama Polsek Sukosewu Polres Bojonegoro mengintensifkan kegiatan patroli bersinggungan di wilayah perbatasan antar kecamatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (15/01/2026) dengan fokus pada titik-titik rawan gangguan keamanan, di wilayah Kecamatan Sugihwaras dan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro.
Kapolsek Sugihwaras AKP Wahjoe Febrianto, S.H., M.H. menjelaskan bahwa patroli bersinggungan merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus menjaga harkamtibmas di wilayah hukum masing-masing Polsek.
“Wilayah perbatasan antar hukum biasanya relatif sepi dan berpotensi dimanfaatkan pelaku kejahatan. Oleh karena itu, patroli pada jam-jam rawan perlu kami lakukan secara intensif,” ujar AKP Wahjoe Febrianto.
Ia menambahkan, kehadiran personel kepolisian yang berpatroli di wilayah perbatasan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas maupun beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.
Selain itu, patroli juga berfungsi sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai bentuk kriminalitas.
“Patroli bersinggungan ini adalah langkah preventif yang efektif dan harus dilakukan sejak dini untuk mencegah terjadinya tindak kriminal,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Sugihwaras dan Polsek Sukosewu menyusuri rute patroli yang telah ditentukan sebelumnya.
Kedua tim kemudian bertemu di titik perbatasan untuk berkoordinasi dan bertukar informasi terkait kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.
Kapolsek menekankan bahwa situasi kondusif yang selama ini terjaga tidak boleh membuat aparat lengah.
Menurutnya, peningkatan intensitas patroli tetap diperlukan, khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
“Kita tidak boleh terlena dengan kondisi wilayah yang aman. Patroli harus terus ditingkatkan untuk mencegah kejahatan 3C, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor, terutama di tempat-tempat aktivitas warga,” pungkas AKP Wahjoe Febrianto. (aj)

























