LAMONGAN – Peran aktif TNI dalam mendukung penguatan ekonomi desa kembali terlihat di Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, turun langsung mengawal kegiatan survei lahan rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis (15/1/2026).
Survei lapangan ini melibatkan tim gabungan lintas sektor, mulai dari Perhutani KPH Mojokerto, CDK Bojonegoro, hingga Pemerintah Kabupaten Lamongan.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan lahan sebelum pembangunan koperasi yang digadang-gadang sebagai penggerak ekonomi desa berbasis potensi lokal.
Sebanyak empat titik lahan kehutanan menjadi objek survei, masing-masing berada di Desa Drujugurit, Kakatpenjalin, Slaharwotan, dan Tlemang.
Hadir dalam kegiatan ini tim teknis Perhutani, jajaran mantri kehutanan, perwakilan Dinas Koperasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Bagian Perekonomian Setda Lamongan.
Pemerintah desa setempat juga menunjukkan keterlibatan aktif.
Kepala Desa Drujugurit dan Slaharwotan beserta perangkat desa turut mendampingi proses pengecekan lahan di wilayah masing-masing.
Hasil survei menunjukkan bahwa lahan di Desa Drujugurit dan Kakatpenjalin masuk dalam kategori P81, yakni kawasan yang memiliki izin pemanfaatan tertentu hingga tahun 2027.
Sementara itu, dua lokasi lainnya berada di luar zona P81.
Terkait lahan P81, perubahan status izin pemanfaatan memerlukan proses koordinasi lanjutan dan persetujuan para penggarap.
Pasalnya, sebagian area tersebut masih dimanfaatkan warga untuk aktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung.
HKAP KPH Mojokerto, Erik, menegaskan bahwa ketertiban administrasi menjadi kunci utama agar proses pemanfaatan dan alih fungsi lahan dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Kapten Inf Mustoha menegaskan komitmen TNI untuk mengawal seluruh tahapan pembangunan KDKMP secara aman, transparan, dan kondusif.
“Koperasi ini nantinya menjadi milik rakyat. Karena itu, setiap proses harus benar-benar berpihak pada kesejahteraan masyarakat Ngimbang,” tegasnya.
Survei lahan ini menjadi fondasi awal menuju terwujudnya Koperasi Merah Putih sebagai motor baru penggerak ekonomi desa di wilayah Ngimbang dan sekitarnya. (as)

























