LAMONGAN – Komitmen melindungi generasi muda dari bahaya narkoba kembali ditegaskan melalui Sosialisasi Pencegahan dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba yang digelar di Pendopo Balai Desa Ngambek, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membangun kesadaran bersama masyarakat desa terhadap ancaman narkotika yang kian masif dan menyasar berbagai lapisan, termasuk generasi muda.
Sejak pukul 09.00 WIB, suasana pendopo dipenuhi semangat kebersamaan.
Hadirnya unsur Forkopimcam Pucuk menegaskan kuatnya sinergi lintas sektor dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Tampak hadir Kapolsek Pucuk AKP Su’ud, S.H., M.H., PJ Danramil 0812/26 Pucuk Peltu Dol Kholil, perwakilan Kecamatan Pucuk Nurul Misbah, S.H., M.M., serta Kepala Desa Ngambek Basori selaku penanggung jawab kegiatan.
Tak hanya itu, unsur masyarakat seperti BPD, LPM, Karang Taruna, hingga ibu-ibu PKK turut ambil bagian, memperkuat peran keluarga sebagai benteng pertama pencegahan narkoba.
Acara diawali dengan pembukaan dan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, mencerminkan tekad bersama menjaga masa depan bangsa dari ancaman narkotika.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ngambek Basori menegaskan bahwa narkoba bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius bagi tatanan sosial desa.
“Ini bukan agenda seremonial. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menyelamatkan generasi penerus kita dari kehancuran akibat narkoba,” tegasnya.
Senada, Peltu Dol Kholil menegaskan komitmen TNI untuk selalu hadir mendukung upaya pencegahan narkoba, dengan menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sekitar.
Puncak kegiatan diisi dengan pemaparan edukatif dari Kapolsek Pucuk AKP Su’ud.
Ia mengulas secara detail jenis-jenis narkoba, pola peredaran, modus yang kerap menyasar remaja, hingga dampak jangka panjang yang merusak kesehatan, mental, dan masa depan.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Masyarakat adalah kunci utama. Laporkan, cegah, dan lindungi lingkungan kita,” ujarnya lugas.
Sosialisasi yang berlangsung hingga pukul 12.30 WIB ini berjalan aman dan kondusif.
Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi yang hidup serta komitmen bersama untuk mendukung program desa yang berfokus pada pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, Desa Ngambek diharapkan mampu membangun benteng pertahanan sosial yang kuat, sekaligus melahirkan generasi yang sehat, berkarakter, dan bebas dari jerat narkoba.
(as)

























