Beranda Infotaiment Modus Penipuan, Akun FB Mengaku Bupati Bojonegoro

Modus Penipuan, Akun FB Mengaku Bupati Bojonegoro

IMG 20260107 WA0010

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat terkait beredarnya akun media sosial palsu yang mencatut nama dan foto Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Akun Facebook dengan nama “Pak Setyo W” tersebut dipastikan bukan akun resmi dan diduga kuat digunakan sebagai modus penipuan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Bojonegoro, Heri Widodo, menegaskan bahwa Bupati Setyo Wahono tidak memiliki akun Facebook dengan nama tersebut dan tidak pernah menghubungi siapa pun, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum, melalui pesan pribadi, aplikasi messenger, ataupun nomor WhatsApp.

“Perlu kami tegaskan, akun tersebut bukan milik Bupati Bojonegoro. Bupati tidak pernah menghubungi ASN atau pihak mana pun melalui media sosial atau pesan pribadi,” ujar Heri Widodo.

Dalam beberapa waktu terakhir, akun Facebook palsu tersebut diketahui aktif mengirim pesan langsung (direct message) kepada sejumlah ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Aktivitas tersebut memicu kekhawatiran karena berpotensi menjerumuskan korban ke dalam praktik penipuan berkedok pejabat daerah.

Heri menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya apabila menerima pesan, permintaan, atau ajakan apa pun yang mengatasnamakan Bupati Bojonegoro maupun pejabat daerah lainnya.

“Kami menghimbau masyarakat untuk selalu waspada. Jika ada pihak yang menghubungi dan mengaku sebagai pejabat Pemkab Bojonegoro, silakan konfirmasi langsung ke instansi resmi. Jangan langsung menanggapi atau memenuhi permintaan dari akun yang tidak jelas,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkab Bojonegoro meminta warga segera melaporkan akun mencurigakan tersebut ke pihak berwenang dan tidak menyebarluaskan informasi dari sumber yang belum terverifikasi.

“Jangan percaya akun media sosial yang mengatasnamakan Bupati Bojonegoro. Itu hoaks dan berpotensi merugikan masyarakat,” pungkas Heri Widodo. (aj)