Beranda TNI/POLRI Jalan Raya di Kembangbahu Lamongan Sempat Ditutup Pohon Tumbang, Evakuasi Kilat TNI–Polri

Jalan Raya di Kembangbahu Lamongan Sempat Ditutup Pohon Tumbang, Evakuasi Kilat TNI–Polri

IMG 20251229 WA0001

LAMONGAN – Hujan deras yang disertai angin kencang kembali menerjang Kabupaten Lamongan, Minggu malam (29/12/2025).

Cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sebuah pohon berukuran besar tumbang dan menutup total Jalan Raya Puter–Pelang, tepatnya di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu.

Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah sempat lumpuh.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, TNI–Polri bersama BPBD Kabupaten Lamongan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Personel Koramil 0812/05 Kembangbahu, Polsek Kembangbahu, serta petugas BPBD turun tangan melakukan penanganan darurat tanpa menunggu waktu lama.

Batang pohon yang melintang hampir menutup seluruh badan jalan membuat antrean kendaraan mengular.

Menggunakan peralatan seadanya, termasuk gergaji mesin, petugas gabungan bekerja dengan sigap dan penuh kehati-hatian memotong batang pohon agar segera dapat dipindahkan ke pinggir jalan.

Danramil 0812/05 Kembangbahu, Kapten Arm Yusniadi, menegaskan bahwa kecepatan dan kekompakan tim di lapangan merupakan bentuk komitmen aparat dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, terutama di tengah meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami. Berkat sinergi TNI, Polri, BPBD, dan dukungan warga, jalur ini bisa segera dibuka dan kembali normal,” tegasnya.

Selama proses evakuasi berlangsung, personel TNI dan Polri juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan panjang serta meminimalkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Usai pembersihan, Jalan Raya Puter–Pelang kembali dapat dilalui dengan aman. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian material berarti dalam peristiwa tersebut.

Aparat mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur rawan pohon tumbang di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Sinergitas TNI–Polri dan BPBD Lamongan pun diharapkan terus terjaga sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat, terutama selama puncak musim penghujan. (as)