Beranda Infotaiment Berawan dari Pagi hingga Dini Hari, Kondisi Cuaca Bojonegoro Hari Ini

Berawan dari Pagi hingga Dini Hari, Kondisi Cuaca Bojonegoro Hari Ini

IMG 20251223 WA0021

BOJONEGORO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro melalui Pusdalops melaporkan kondisi cuaca wilayah Bojonegoro pada Selasa, 23 Desember 2025 sejak pukul 07.00 WIB didominasi cuaca berawan sepanjang hari.

Meski demikian, masyarakat tetap dihimbau waspada terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Berdasarkan prakiraan resmi BMKG, kondisi cuaca pagi hari di Bojonegoro terpantau berawan dengan suhu udara sekitar 27 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan mencapai 5,7 km/jam, sementara tingkat kelembapan udara cukup tinggi di angka 86 persen.

Memasuki siang hari, suhu udara meningkat hingga 30 derajat Celsius. Cuaca masih berawan dengan arah angin bergeser ke barat daya dan kecepatan angin cukup signifikan, mencapai 18,5 km/jam. Kelembapan udara tercatat menurun menjadi 70 persen.

Pada malam hari, cuaca berawan masih bertahan. Suhu udara turun menjadi 25 derajat Celsius dengan angin bertiup pelan dari arah selatan dan kelembapan udara kembali meningkat hingga 82 persen.

Sementara itu, pada dini hari suhu kembali naik ke 27 derajat Celsius, angin dari arah barat dengan kecepatan 7,5 km/jam, serta kelembapan mencapai 87 persen.

Hasil pemantauan visual menunjukkan kondisi cuaca relatif seragam.

Wilayah Bojonegoro Kota, Selatan, Timur, hingga Barat seluruhnya terpantau berawan tanpa laporan hujan signifikan.

BPBD Bojonegoro juga menyampaikan perkembangan debit Sungai Bengawan Solo berdasarkan data dari Perum Jasa Tirta Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo.

Tinggi Muka Air (TMA) tercatat di angka 9,41 meter dengan status normal, meskipun tren debit air terpantau mengalami kenaikan.

Hingga laporan ini disusun, tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

BPBD Bojonegoro menghimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang bermukim di wilayah rawan banjir, serta terus memantau informasi resmi dari instansi terkait. (aj)