Beranda Olahraga Ribuan Pesepeda Promosikan Pesona Bojonegoro

Ribuan Pesepeda Promosikan Pesona Bojonegoro

IMG 20251222 WA0002

BOJONEGORO – Ribuan pesepeda dari berbagai daerah memadati Stadion Letjend H. Soedirman Bojonegoro pada Minggu (21/12/2025) sejak pagi hari.

Mereka antusias mengikuti Gowes Jelajah Bojonegoro (GJB), sebuah agenda sport tourism yang menghadirkan semangat kebersamaan dengan rute start dan finish di stadion kebanggaan warga Bojonegoro tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kehadiran para pimpinan daerah semakin menambah semarak acara sekaligus menjadi bukti nyata dukungan pemerintah terhadap gaya hidup sehat dan penguatan solidaritas masyarakat.

Bupati Setyo Wahono secara langsung melepas ribuan peserta gowes. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada panitia dan komunitas sepeda yang telah berkolaborasi menyukseskan acara ini.

Menurut Bupati, gowes bukan cuma olahraga, melainkan juga sarana strategis untuk membangun budaya hidup sehat, mempererat kebersamaan, memperkenalkan potensi wisata, hingga mendorong pergerakan ekonomi lokal.

“Pesan saya, jaga kebersamaan, jaga perjalanan, dan utamakan keselamatan. Melalui kegiatan seperti ini, kita membangun kolaborasi yang baik untuk Bojonegoro,” tegasnya.

Ketua Gowes Jelajah Bojonegoro, Tedjo Sukomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-348 Kabupaten Bojonegoro.

Selain sebagai ajang olahraga dan silaturahmi, GJB juga menjadi wujud dukungan terhadap visi Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

“Melalui gowes ini, kami ingin menggaungkan semangat kebersamaan sekaligus mengenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Bupati Bojonegoro bertajuk “Medhayoh”, yakni ajakan terbuka kepada masyarakat luar daerah untuk datang, berkunjung, dan menikmati kekayaan alam, budaya, serta keramahan Bojonegoro.

Antusiasme peserta terlihat luar biasa. Sekitar 3.000 pesepeda ambil bagian dalam kegiatan ini.

Mereka tidak hanya berasal dari Bojonegoro, tetapi juga datang dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur serta 3 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Para peserta menempuh rute sejauh 26 kilometer yang melintasi sejumlah ikon Bojonegoro, di antaranya Jembatan Sosrodilogo, Bendungan Gerak, hingga kawasan Bengawan Solo.

Momen paling berkesan terjadi saat rombongan melintasi Jembatan Sosrodilogo. Panorama Bengawan Solo yang membentang di bawah jembatan menjadi daya tarik tersendiri.

Banyak peserta memanfaatkan momen tersebut untuk berhenti sejenak, berfoto, dan menikmati udara pagi yang segar.

Adapun rute lengkap yang dilalui peserta meliputi, Jalan Desa Tulung – Jalan Desa Mori – Jalan Desa Padang – Bendungan Gerak Desa Padang – Jalan Raya Malo – Pagerwesi – Sumberjo Kentong – Guyangan – Sranak, kemudian menuju garis akhir melalui Jembatan Kaliketek – Jalan Raya Banjarsari – Perempatan Halte, dan kembali finish di Stadion Letjend H. Soedirman.

Dengan nuansa penuh kegembiraan sepanjang perjalanan, Gowes Jelajah Bojonegoro tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang silaturahmi, promosi potensi daerah, serta bukti bahwa Bojonegoro adalah daerah yang terbuka, ramah, dan siap menyambut siapa saja yang medhayoh. (aj)