Beranda Peristiwa Heboh Penemuan Mayat Perempuan di Tambak Sukoanyar Lamongan

Heboh Penemuan Mayat Perempuan di Tambak Sukoanyar Lamongan

IMG 20251215 WA0001

LAMONGAN — Aparat kepolisian dari Polres Lamongan bergerak sigap menindaklanjuti laporan penemuan jenazah seorang perempuan di kawasan tambak Dusun Galang, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Minggu pagi (14/12/2025).

Jenazah pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB oleh warga setempat di sekitar saluran irigasi persawahan. Mendapat laporan tersebut, personel PAMAPTA Polres Lamongan langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal.

Kasihumas Polres Lamongan, IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa laporan berasal dari warga yang mendapati korban dalam kondisi tidak bernyawa di tepi aliran irigasi.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung mendatangi TKP untuk memastikan kondisi korban serta mengamankan lokasi,” ujar IPDA Hamzaid.

Sejumlah personel gabungan diterjunkan ke lokasi, di antaranya Kapolsek Turi AKP Suroto, S.H., M.H., Perwira PAMAPTA Polres Lamongan IPDA Istiono, anggota Polsek Turi, Bhabinkamtibmas, personel Koramil setempat, tenaga kesehatan Puskesmas Turi, serta perangkat Desa Sukoanyar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian, korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di saluran irigasi yang berada di Dusun Galang RT 003 RW 002.

Saluran tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 100 meter, lebar 2,5 meter, dan kedalaman sekitar 1,5 meter, dengan jarak kurang lebih 500 meter dari rumah korban.

Peristiwa ini bermula saat seorang warga bernama Fahim, tetangga korban, hendak menuju area persawahan sekitar pukul 07.55 WIB. Di tengah perjalanan, saksi melihat korban tergeletak dalam posisi telungkup di tepi saluran air.

Saksi kemudian segera memanggil warga sekitar dan menghubungi Polsek Turi untuk meminta bantuan. Saat proses evakuasi dilakukan, korban dipastikan telah meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke rumah duka.

Petugas medis dari Puskesmas Turi yang melakukan pemeriksaan luar tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit menahun, di antaranya penyakit jantung serta rutin menjalani cuci darah.

Korban berinisial S (60), seorang perempuan warga Desa Sukoanyar, dengan tinggi badan sekitar 155 sentimeter. Saat ditemukan, korban mengenakan gamis lengan panjang warna hitam-putih bermotif loreng serta celana panjang cokelat muda.

Sementara itu, KSPKT Polres Lamongan IPTU Markusno melalui Kasihumas menegaskan bahwa kehadiran cepat aparat di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Petugas langsung melakukan pengecekan lokasi, membantu evakuasi jenazah, dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur,” tegasnya.

Polres Lamongan juga menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar saluran air, terutama di area pertanian dan tambak, serta segera melaporkan ke pihak kepolisian jika menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat. (aj)