Beranda Daerah UMKM Tumbuh Pesat, Pasar Rakyat UMi Kota Batu Jadi Panggung Utama

UMKM Tumbuh Pesat, Pasar Rakyat UMi Kota Batu Jadi Panggung Utama

IMG 20251128 WA0014

KOTA BATU – Gelaran Pasar Rakyat UMi (Ultra Mikro) 2025 resmi dibuka di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, akhir pekan ini. Kegiatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Batu dan Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) tersebut kembali hadir sebagai ruang besar bagi UMKM untuk menunjukkan inovasi sekaligus mendapatkan akses pembinaan dan pembiayaan.

Dengan mengusung tema “UMKM Tersentuh, Ekonomi Tumbuh”, lebih dari 50 booth UMKM unggulan turut meramaikan rangkaian acara yang berlangsung pada 28–30 November 2025.

Selain pameran produk, Pasar Rakyat UMi juga menghadirkan Pasar Murah, Dekranasda Fashion Show, SAE Award, hingga sesi Scale Up Bisnis yang menjadi magnet bagi pelaku usaha dan masyarakat.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengapresiasi penuh kepercayaan Kementerian Keuangan yang kembali menjadikan Kota Batu sebagai tuan rumah penutup rangkaian Pasar Rakyat UMi tahun ini.

Ia menegaskan bahwa Balai Kota Among Tani akan terus dioptimalkan sebagai ruang publik dan inkubator perkembangan UMKM lokal.

“Pasar UMi menunjukkan sinergi pusat dan daerah bisa berjalan solid. UMKM di Kota Batu bisa memperoleh sentuhan pembinaan, kebijakan, dan peluang baru untuk berkembang,” tutur Wali Kota.

Dia juga berharap kehadiran pejabat Kemenkeu menjadi jembatan bagi pemerintah pusat untuk melihat langsung potensi besar UMKM di daerahnya, sehingga mendorong kebijakan yang semakin pro UMKM.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti, menegaskan bahwa Pasar Rakyat UMi merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha ultra mikro.

“UMKM adalah penggerak ekonomi nasional. Melalui Pasar Rakyat UMi, kami memastikan manfaat pembiayaan UMi dapat dirasakan langsung oleh para pelaku usaha kecil,” jelasnya.

Salah satu sorotan pada acara Sabtu (29/11) adalah SAE Award, ajang penghargaan bagi UMKM yang dinilai unggul tidak hanya dari sisi profit, tetapi juga dampak sosial, inovasi, dan keberlanjutan usaha.

Penghargaan diberikan dalam tiga kategori, Makanan/Minuman, Fashion/Kriya dan Rintisan Usaha/Startup.

Ajang tersebut diharapkan menjadi pemacu lahirnya ekosistem UMKM yang lebih kreatif, tangguh, dan berdaya saing, khususnya di Kota Batu.

Pasar Rakyat UMi 2025 menjadi bukti nyata bahwa penguatan UMKM bukan hanya wacana, tetapi terus diwujudkan melalui kolaborasi nyata antara pemerintah pusat dan daerah. (Fur)