Beranda Infotaiment Puluhan Calon Juru Gambar Digembleng Dinas PUBM PR Bojonegoro, Ini Tujuannya

Puluhan Calon Juru Gambar Digembleng Dinas PUBM PR Bojonegoro, Ini Tujuannya

1763567934003 copy 1280x825

BOJONEGORO — Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan tersertifikasi. Rabu (19/11/2025), Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah secara resmi membuka Uji Sertifikasi Tenaga Operator, Teknisi/Analis Tahap 6 yang digelar di Aula Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang (PUBM PR).

Agenda ini menghadirkan fasilitasi sertifikasi Operator Muda Survei Terestris Jenjang 2 serta Juru Gambar Bangunan Gedung Level 2 Jenjang 2.

Sebanyak 56 lulusan dan calon lulusan SMK Negeri mengikuti kegiatan hari pertama untuk memperkuat hard skill dan soft skill sebagai bekal memasuki dunia industri.

Kepala Dinas PUBM PR Bojonegoro, Chusaifi Ivan Rachmanto, menjelaskan bahwa rangkaian sertifikasi berlangsung selama dua hari.

Hari pertama: Uji sertifikasi Operator Muda Survei Terestris Jenjang 2.

Hari kedua: Uji kompetensi Juru Gambar Bangunan Gedung Level 2 untuk 70 peserta dari SMK Negeri 2 Bojonegoro.

Ivan menegaskan bahwa Pemkab berkomitmen memperluas akses sertifikasi bagi lulusan SMK di seluruh Bojonegoro.

“Ke depan, SMK di wilayah Kapas, Sumberrejo, dan sekolah lain yang memiliki jurusan bangunan juga akan kami fasilitasi agar siswa memperoleh sertifikasi kompetensi,” jelasnya.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nurul Azizah mengapresiasi para peserta yang mendapatkan kesempatan langka ini. Ia menegaskan bahwa sertifikasi bukan hanya formalitas, tetapi modal penting untuk memenangkan persaingan kerja.

“Ada perjuangan dan persiapan yang harus kalian lakukan. Sejauh mana kalian mempersiapkan diri, sejauh itu pula hasil yang akan kalian raih,” ujarnya memotivasi.

Nurul juga menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan lulusan SMK Bojonegoro tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang diakui secara resmi.

“Melalui sertifikasi ini, kami ingin mencetak SDM yang benar-benar siap kerja. Ikuti prosesnya dengan penuh semangat,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK sekaligus mendukung pembangunan sektor konstruksi dan infrastruktur daerah. (Pro/aj)