Beranda Infotaiment Mesin Politik Dipanasi, PKB Bojonegoro Latih Kader Loyalis Jelang Pemilu 2029

Mesin Politik Dipanasi, PKB Bojonegoro Latih Kader Loyalis Jelang Pemilu 2029

1763551299289 copy 1280x833

BOJONEGORO – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro mulai tancap gas menata kekuatan internal jelang Pemilu 2029. Langkah awal dilakukan dengan menggelar Pendidikan Kader Pertama (PKP) Kader Loyalis, sebuah program intensif untuk mencetak barisan militan yang siap bergerak memenangkan PKB di semua lini.

Kegiatan ini resmi dibuka pada Selasa, 18 November 2025 di Kantor DPC PKB Bojonegoro, Jalan Basuki Rahmat No.19, dan dipadati oleh ratusan kader pilihan dari berbagai kecamatan.

Para peserta disebut sebagai kader loyalis terbaik, yang dipilih untuk diperkuat pemahaman ideologis, ketajaman politik, hingga militansi sebagai ujung tombak pergerakan partai.

Hadir dalam pembukaan seluruh jajaran pengurus harian DPC, anggota Fraksi PKB DPRD Bojonegoro, serta Dewan Syuro Drs. K.H. M. Sochib Soim.

Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, S.I.Kom., M.Med.Kom, menegaskan bahwa PKP bukan sekedar agenda rutinitas, melainkan pondasi penting konsolidasi besar partai.

“PKP ini momentum penting untuk mengokohkan barisan. Selain mempererat silaturahmi, pendidikan ini mengasah ideologi dan strategi pemenangan di lapangan,” tegas Fauzan.

Ia menekankan bahwa loyalitas saja tidak cukup tanpa pemahaman yang kuat.

“Loyalitas tanpa ilmu itu kosong. Melalui PKP ini, kita lahirkan kader yang militan, cerdas, solid, dan siap memenangkan PKB di setiap tingkatan demi kemaslahatan umat dan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro,” tambahnya.

Di penghujung acara, PKB Bojonegoro menggelar tumpengan sebagai bentuk rasa syukur atas ditetapkannya tiga tokoh asal Jawa Timur sebagai Pahlawan Nasional tahun ini.

Mereka adalah, Syaikhona Kholil Bangkalan, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – pendiri PKB, Marsinah – aktivis buruh yang gugur memperjuangkan hak pekerja.

Fauzan menyebut momen ini sebagai pengingat bahwa perjuangan PKB berakar kuat pada nilai keagamaan, nasionalisme, dan pembelaan terhadap rakyat kecil.

PKP menghadirkan instruktur berpengalaman, yaitu Ahmad Rosyid Manfalluki (Mojokerto) dan Irham (Tuban), yang menyampaikan materi strategis meliputi, Mengapa Harus Berpolitik, Mengapa Berpolitik Harus Melalui PKB, Gus Muhaimin: Role Model Kader PKB, dan Keterampilan Dasar Berpolitik. 

Program ini ditargetkan menghasilkan kader yang benar-benar siap terjun ke masyarakat, menguatkan PKB dari akar rumput hingga jenjang pemenangan. (aj)