BOJONEGORO — Pendopo Balai Desa Sugihwaras mendadak semarak pada Jumat (14/11/2025) ketika Pemerintah Desa Sugihwaras menggelar Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Bina Keluarga Balita (BKB) Emas Dahlia.
Mengusung tema “Orang Tua Hebat, Balita Cerdas, Keluarga Bahagia”, acara ini menjadi panggung apresiasi bagi para orang tua yang sukses menuntaskan enam sesi pembelajaran pengasuhan anak.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimcam Sugihwaras, Camat Sugihwaras, Ketua TP PKK Kecamatan Uswatun Hasanah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kader PKK, Koordinator Penyuluhan KB, peserta wisuda, serta tamu undangan lain. Suasana kekeluargaan terasa hangat sejak awal acara.
Penjabat Kepala Desa Sugihwaras, Eko Budi Susanto, S.E., membuka rangkaian kegiatan dengan pantun jula-juli khas Jawa Timur yang membuat seluruh peserta terpukau. Pembukaan yang jenaka itu langsung mencairkan suasana dan membuat acara lebih hidup.
Eko Budi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi penuh kepada para ibu yang telah berjuang menyelesaikan program SOTH hingga tuntas.
“Alhamdulillah, ibu-ibu mampu melewati proses belajar dengan penuh kesabaran. Di tengah kesibukan sebagai istri dan ibu, panjenengan tetap konsisten sampai selesai,” tuturnya.
Ia menekankan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, melainkan benar-benar diterapkan dalam keluarga dan ikut ditularkan kepada lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Eko Budi juga membawa kabar menggembirakan tentang keberhasilan Kabupaten Bojonegoro dalam menurunkan angka stunting secara signifikan.
Capaian itu mengantarkan daerah ini meraih penghargaan nasional yang diserahkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kepada Wakil Bupati Nurul Azizah di Istana Kepresidenan.
“Prestasi ini adalah buah kerja keras semua pihak, termasuk ibu-ibu kader dan para orang tua di desa,” tegasnya.
Eko berharap Desa Sugihwaras terus berperan aktif agar kasus stunting semakin menurun, bahkan diharapkan dapat mencapai nol balita stunting di masa mendatang.
Ketua TP PKK Kecamatan Sugihwaras, Uswatun Hasanah, turut memberikan sambutan yang sarat motivasi. Ia menegaskan bahwa program SOTH bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang belajar yang membutuhkan komitmen nyata.
“Enam kali pertemuan itu tidak sebentar. Kadang ibunya rewel, kadang anaknya rewel, tapi itulah proses belajar menjadi orang tua hebat,” ujarnya disambut senyuman para peserta.
Dia juga mengapresiasi peran para tutor, kader PKK, dan Pemdes Sugihwaras yang telah mendukung penuh jalannya program. Uswatun berharap program ini dapat diperluas ke desa-desa lain di Kecamatan Sugihwaras.
Program SOTH BKB Emas Dahlia bertujuan memperkuat kemampuan orang tua dalam mengasuh dan mendidik balita. Melalui pembelajaran intensif, peserta dibekali pengetahuan tentang tumbuh kembang anak, pola asuh, nutrisi, hingga pembentukan karakter.
Harapannya, keluarga di Sugihwaras mampu menciptakan lingkungan yang sehat, harmonis, dan stimulatif, sehingga lahir generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak baik. (aj)

























