SURABAYA — Dalam semangat memperingati Hari Pahlawan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Surabaya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Jl. Gayungan PTT No. 95 Surabaya, Minggu (9/11/2025).
Mengusung tema “Penguatan SDM Profesional dan Religius untuk Mewujudkan Surabaya Hebat”, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi LDII untuk memperkokoh peran strategisnya dalam pembangunan karakter dan sumber daya manusia di Kota Pahlawan.
Ketua DPD LDII Kota Surabaya, Ahmad Setiadi, S.Si., M.M., menegaskan bahwa Musda kali ini bukan sekadar forum organisasi, tetapi juga refleksi arah perjuangan LDII di era global.
Menurutnya, LDII berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berakhlak dan berintegritas tinggi.
“Kami ingin menyiapkan SDM profesional yang memiliki kompetensi, keilmuan, dan moralitas yang kokoh. Generasi religius dengan etos kerja dan karakter kuat inilah yang akan menjadi kontribusi nyata LDII bagi kemajuan Surabaya,” ujar Ahmad Setiadi.
Ia menambahkan, semangat Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi generasi muda agar terus berjuang, bukan lagi dengan senjata, tetapi dengan ilmu, inovasi, dan ketulusan berkarya.
“Pahlawan masa kini bukan melawan penjajahan fisik, tapi melawan kemalasan, kebodohan, dan sikap apatis. Siapa pun yang berjuang dengan ilmu dan dedikasi untuk kemajuan bangsa, dialah pahlawan zaman ini,” tegasnya.
Musda ke-10 LDII Surabaya dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Surabaya, Arief Budiarto, yang hadir mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Dalam sambutannya, Arief mengapresiasi tema Musda yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kota Surabaya dalam membangun manusia cerdas, berdaya saing, dan religius.
“Program-program LDII selaras dengan semangat Pemkot untuk membangun SDM Surabaya yang hebat. Sinergi ini menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan,” tutur Arief.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, K.H. Moch. Amrodji Konawi, menegaskan bahwa Musda memiliki peran strategis dalam memperkuat arah gerak organisasi.
Ada tiga agenda utama yang dibahas dalam forum tersebut, yakni laporan pertanggungjawaban pengurus lama, penyusunan program kerja baru, serta pembentukan kepengurusan baru.
Dia menekankan pentingnya nilai kebangsaan yang menjadi salah satu dari delapan program prioritas LDII.
“Aspek kebangsaan adalah pondasi LDII. Di sanalah kami menunjukkan komitmen terhadap NKRI. LDII Surabaya harus menjadi teladan dalam membangun harmoni, toleransi, dan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.
Melalui Musda ini, LDII Surabaya berharap bisa terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang unggul, profesional, dan religius, sejalan dengan semangat para pahlawan yang diwariskan untuk generasi penerus bangsa. (is)

























