Beranda Daerah 1.200 Peternak Bojonegoro Terima Bantuan Domba, Bupati Ingatkan: Jangan Dijual

1.200 Peternak Bojonegoro Terima Bantuan Domba, Bupati Ingatkan: Jangan Dijual

1762907639829 copy 1280x845

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan program pembangunan yang benar-benar menyentuh masyarakat. Melalui Program Domba Kesejahteraan, Pemkab menggandeng Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) untuk menyalurkan bantuan ternak kepada ribuan peternak di pedesaan.

Kegiatan Bimbingan Teknis dan Serah Terima Belanja Barang kepada kelompok penerima manfaat (KPM) berlangsung di Pendopo Kecamatan Kasiman, Selasa (11/11/2025).

Program ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mempercepat penanggulangan kemiskinan serta meningkatkan produktivitas ekonomi rakyat di sektor peternakan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan PPHNAK, Lutfi Nurrahman, menjelaskan bahwa program Domba Kesejahteraan tahun ini menyasar 1.200 penerima manfaat (KPM) dari berbagai kelompok peternak di Kabupaten Bojonegoro.

“Program ini bukan sekedar bantuan, tapi wadah gotong royong membangun ekonomi desa. Melalui peternakan yang berkelanjutan, kami ingin mendorong produktivitas dan kemandirian masyarakat,” ujar Lutfi.

Setiap penerima program mendapatkan dua ekor domba dan 100 kilogram pakan konsentrat, yang telah diverifikasi berdasarkan data kemiskinan daerah.

Para peternak juga mendapat bimbingan teknis langsung terkait pemeliharaan, penggemukan, pembuatan pakan, dan pengelolaan usaha peternakan yang efisien dan ramah lingkungan.

Dalam arahannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa bantuan ini bukan untuk diperjualbelikan. Para penerima diminta untuk mengelola ternak dengan penuh tanggung jawab agar menjadi sumber pendapatan berkelanjutan.

“Pemerintah ingin memastikan bantuan ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi peningkatan ekonomi rakyat. Jangan dijual, tapi kembangkan agar bisa menjadi modal hidup yang terus tumbuh,” tegas Bupati.

Bupati juga menambahkan, program semacam ini diharapkan menjadi pemicu tumbuhnya ekonomi produktif di desa dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Bojonegoro.

Untuk memastikan keberhasilan program, Pemkab Bojonegoro juga melaksanakan penguatan kelembagaan kelompok peternak, pendampingan lapangan, dan pembinaan kesehatan hewan.

Disnakkan menyiapkan tenaga teknis untuk memastikan ternak berkembang sehat dan produktif.

Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) ini dijadwalkan berlangsung di dua lokasi. Kasiman (11 November 2025): diikuti 83 KPM dari Kecamatan Kasiman, Malo, dan Kedewan. Padangan (18 November 2025): diikuti 93 KPM dari Kecamatan Padangan dan Ngraho.

Program Domba Kesejahteraan menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di Bojonegoro tidak hanya berfokus pada sektor infrastruktur, tetapi juga menguatkan ekonomi akar rumput.

Dengan menggabungkan unsur bantuan, pelatihan, dan pendampingan, Pemkab Bojonegoro berupaya menumbuhkan kemandirian peternak kecil agar mampu bersaing dan berdaya saing.

Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemkab Bojonegoro untuk membangun perekonomian inklusif dan berkelanjutan, di mana kesejahteraan masyarakat tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

Dengan hadirnya Program Domba Kesejahteraan, Pemkab Bojonegoro sekali lagi menunjukkan kepedulian yang nyata kepada warganya. Tak sekedar memberi bantuan, tapi juga membangun kesadaran, tanggung jawab, dan semangat gotong royong demi masa depan ekonomi desa yang mandiri dan sejahtera. (aj)