Beranda Peristiwa Badai Sudah Reda, Tapi PLN Tak Kunjung Datang Warga Gempol Tuban Hidup...

Badai Sudah Reda, Tapi PLN Tak Kunjung Datang Warga Gempol Tuban Hidup Dalam Gelap

1762430597081 copy 1280x869

TUBAN – Amarah dan kekecewaan menyelimuti warga Dusun Gempol, Desa Margorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Sudah dua hari berlalu sejak badai hebat menerjang wilayah mereka, namun aliran listrik belum juga menyala.

Badai pada Rabu sore (5/11/2025) bukan hanya menumbangkan pohon, tapi juga merusak jaringan listrik utama. Kabel dari tiang PLN terlepas, bahkan sebagian menyeret instalasi rumah warga hingga menimbulkan ancaman korsleting.

Yang membuat warga makin geram, laporan mereka ke PT PLN (Persero), Rabu sore pukul 15.47 WIB tak kunjung ditindaklanjuti. Hingga Kamis malam (6/11/2025), tak satu pun petugas PLN muncul di lokasi.

“Kabel copot semua, tiang miring, rumah kami gelap total. Kami sudah lapor berkali-kali tapi tidak ada tindakan sama sekali. PLN seperti tutup mata,” ujar Khairul salah satu warga Gempol.

Situasi ini membuat masyarakat Gempol harus bertahan dalam kegelapan dan ketakutan akan bahaya listrik. Beberapa warga bahkan terpaksa mematikan semua perangkat elektronik karena khawatir akan korsleting jika listrik tiba-tiba menyala kembali tanpa perbaikan.

Kondisi tersebut dinilai sebagai bukti buruknya pelayanan darurat PLN di tengah cuaca ekstrem. Padahal, laporan sudah masuk resmi melalui jalur pengaduan, namun hingga kini belum ada respon nyata.

“Kalau begini terus, untuk apa ada call center. Kami butuh tindakan, bukan janji,” keluhannya.

Kerusakan di lapangan terlihat jelas, kabel PLN menjuntai di tanah, tiang condong, dan jaringan rumah warga rusak parah. Di sisi lain, warga juga menyoroti minimnya komunikasi dari pihak PLN yang terkesan diam tanpa penjelasan apa pun.

Publik menilai, PLN gagal menunjukkan kecepatan tanggap darurat, padahal permasalahan seperti ini menyangkut keselamatan dan hak dasar warga atas penerangan.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PLN terkait keterlambatan penanganan maupun estimasi perbaikan jaringan di wilayah terdampak.

Kini warga Gempol hanya bisa berharap ada keajaiban bukan dari langit, tapi dari PLN yang diharapkan segera turun tangan sebelum ada korban atau insiden kebakaran akibat korsleting.

Diketahui bahwa, Dusun Gempol, Desa Margorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, ikut PLN ULP Bojonegoro. (aj)