Beranda Infotaiment Balon Harapan Terbang di Langit Kapas, Tandai Dibukanya Jambore Pramuka 2025

Balon Harapan Terbang di Langit Kapas, Tandai Dibukanya Jambore Pramuka 2025

1e451ad2 b650 4454 80d7 53269c2c08c7

BOJONEGORO – Suasana penuh semangat mewarnai Lapangan Desa Bakalan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/10/2025), saat Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, secara resmi membuka Jambore Ranting Kecamatan Kapas Tahun 2025.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum pelantikan pengurus Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kapas masa bakti 2025–2028.

Dalam sambutannya, Wabup Nurul Azizah menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh panitia, pembina, dan peserta yang penuh antusias mengikuti kegiatan tahunan kepramukaan tersebut.

Ia menekankan bahwa kunci kesuksesan hidup bukan hanya kecerdasan, tetapi juga semangat belajar, kerja keras, doa, dan restu orang tua.

“Kuncinya sukses itu belajar, berusaha, berdoa, dan meminta ridho restu orang tua,” pesan Wabup kepada ratusan peserta jambore yang berasal dari gugus depan SD hingga SMA se-Kecamatan Kapas.

Nurul Azizah menegaskan, Jambore bukan sekedar perkemahan, tetapi merupakan ajang pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kebersamaan.

Dia berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Bojonegoro yang tangguh dan siap menjadi bagian dari generasi emas Indonesia 2045.

“Anak-anakku sekalian, 20 tahun lagi kalianlah yang akan menggantikan kami. Jadilah generasi yang berani berproses dan pantang menyerah. Camat, kapolsek, guru, dokter, pengusaha, bahkan bupati — semuanya mungkin asal mau berjuang,” ujarnya.

Kegiatan Jambore Ranting Kapas 2025 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di Kecamatan Kapas.
Beragam agenda menarik digelar, mulai dari lomba kepramukaan, pentas seni, kegiatan bakti sosial, hingga pelatihan kepemimpinan dan kedisiplinan.

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, Wabup Nurul Azizah melakukan pelepasan balon ke udara, disambut sorak semangat para peserta yang memenuhi lapangan.

Dalam penutup sambutannya, ia berpesan agar seluruh peserta menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan selama jambore berlangsung.

“Jadikan Jambore ini sebagai tempat belajar dan menempa diri. Hidup adalah proses panjang keberhasilan tidak datang tiba-tiba. Jadilah kebanggaan orang tua dan daerah,” pungkasnya.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini menjadi ajang penguatan karakter generasi muda sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpramuka di Kecamatan Kapas. (Pro/aj)