BOJONEGORO – Atmosfer semarak mewarnai Festival Olahraga Tradisional dan Pekan Olahraga Kabupaten (Popkab) Bojonegoro 2025 yang digelar di GOR Utama, Selasa (26/8/2025).
Kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Timur semakin menambah kebanggaan masyarakat Bojonegoro, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi pusat dan daerah dalam memajukan dunia olahraga.
Dalam sambutannya, Menpora Dito memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya festival yang menggabungkan olahraga modern dan tradisional.
Menurutnya, momentum ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga sarat dengan nilai kebudayaan.
“Festival ini lebih dari sekadar ajang olahraga. Ia menjadi wadah untuk menguatkan nilai kekeluargaan, kebersamaan, sekaligus menjaga warisan budaya bangsa,” tutur Menpora.
Menpora Dito Ariotedjo menilai keberhasilan Bojonegoro dalam menggelar festival ini sejalan dengan program Kemenpora untuk memperluas festival olahraga tradisional ke seluruh penjuru Indonesia.
Ia menyebut, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, serta komunitas olahraga menjadi model yang layak dicontoh daerah lain.
Lebih lanjut, Menpora menyoroti potensi besar sumber daya manusia (SDM) muda Bojonegoro yang dinilainya punya bakat besar di bidang olahraga.
Dito Ariotedjo optimistis, dengan pembinaan yang konsisten, Bojonegoro bisa melahirkan banyak atlet berprestasi hingga level nasional bahkan internasional.
“Saya percaya, dari Bojonegoro akan lahir atlet-atlet hebat yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dan Indonesia. Terlebih, festival ini juga memberi ruang bagi wirausaha muda yang terlibat, sehingga ada sinergi positif antara olahraga dan ekonomi kreatif,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyambut baik apresiasi Menpora.
Dirinya menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro untuk terus mendorong pembinaan olahraga, baik tradisional maupun modern.
Menurutnya, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga tentang pembentukan karakter, sportivitas, dan semangat kebersamaan.
“Kami siap mendukung pengembangan olahraga di semua lini, karena ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi muda Bojonegoro. Kehadiran Menpora menjadi energi baru bagi masyarakat dan para atlet untuk terus berprestasi,” tegas Bupati Setyo Wahono.
Kunjungan Menpora RI Dito Ariotedjo ke Bojonegoro bukan hanya menjadi simbol kolaborasi pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga inspirasi bagi atlet muda dan masyarakat.
Melalui festival ini, olahraga diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, menjaga tradisi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis olahraga. (Pro/aj)