Beranda Infotaiment KOMPIKOBA Cetak Sejarah: Turnamen Pingpong Perdana Jadi Ajang Pemersatu Klub Kota Batu

KOMPIKOBA Cetak Sejarah: Turnamen Pingpong Perdana Jadi Ajang Pemersatu Klub Kota Batu

6bb4901a 47e8 481b af51 bed882db7686

KOTA BATU – Geliat olahraga tenis meja di Kota Batu makin terasa. Komunitas Pingpong Kota Batu (KOMPIKOBA) sukses menggelar turnamen perdananya yang berlangsung meriah di Gedung Rakyat Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Minggu (24/8/2025).

Turnamen ini digelar bertepatan dengan hari jadi ke-6 PTM Gempar 19 yang berdiri sejak 25 Agustus 2019. Sekitar 100 peserta dari berbagai klub tenis meja di Kota Batu ikut unjuk kebolehan. Mereka berasal dari PTM Gempar, PTM Arjuno Lajar, PTM TNT, PTM Bintang Perkasa, PTM Otra, hingga PTM Wastu Asri.

Ketua Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Batu, Faizah Tri Rahmawati, turut hadir memberi dukungan langsung. Ia mengapresiasi langkah KOMPIKOBA yang berhasil menghidupkan kembali semangat olahraga pingpong di Kota Batu.

“Ini kegiatan yang sangat luar biasa. KOMPIKOBA berhasil menggerakkan semangat tenis meja hingga ke desa-desa. Dari sini potensi atlet muda bisa kita gali,” ujar Faizah.

Ia menegaskan PTMSI Kota Batu akan terus mendukung kegiatan positif serupa. Turnamen rutin diyakini mampu menjadi ajang pembibitan atlet sekaligus memperkuat minat masyarakat terhadap olahraga tenis meja.

Sementara itu, Ketua KOMPIKOBA Subiyanto menjelaskan bahwa turnamen perdana ini bukan sekadar adu teknik, melainkan juga sebagai wadah silaturahmi antar klub.

“Kami ingin menyatukan pecinta pingpong di Kota Batu. Dari sini kita bisa menimba ilmu, mengukur kemampuan, dan tentu mempererat kebersamaan,” ungkapnya.

Sebagai bentuk penghargaan, panitia menyediakan total hadiah Rp 850.000. Pasangan Cholil–Agung dari PTM Arjuno Lajar berhasil keluar sebagai juara pertama dan berhak atas Rp 300.000. Posisi kedua diraih Bayu–Yuli dari PTM Gempar 19 dengan Rp 250.000, sementara juara tiga bersama diraih Bambang–Sugi (PTM TNT) serta Burahman–Rere (PTM Arjuno Lajar), masing-masing mengantongi Rp 150.000.

Menariknya, KOMPIKOBA telah berkomitmen menjadikan turnamen ini sebagai agenda rutin setiap tiga bulan sekali. Gelaran berikutnya akan digawangi oleh PTM Arjuno Lajar di Desa Giripurno.

Kesuksesan turnamen perdana ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga bisa menjadi jembatan persaudaraan sekaligus pencetak bibit atlet baru. Dengan dukungan PTMSI dan semangat komunitas, tenis meja di Kota Batu diprediksi akan semakin berkembang dan melahirkan juara-juara baru di masa depan. (Fur)