Beranda Peristiwa Tanah Longsor Terjang Jalur Cangar Mojokerto, Kemensos Gercep Salurkan Bantuan

Tanah Longsor Terjang Jalur Cangar Mojokerto, Kemensos Gercep Salurkan Bantuan

Img 20250405 wa0002

MOJOKERTO – Kabar duka menyelimuti Mojokerto, Jawa Timur, setelah bencana tanah longsor menerjang kawasan Pacet Jalur Cangar, yang menghubungkan Mojokerto dengan Kota Batu.

Kamis (3/4/2025) petang, amukan cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang menjadi pemicu terjadinya pergerakan tanah yang dahsyat ini.

Tragisnya, longsor ini menelan dua mobil dan satu sepeda motor, serta menimbun sepuluh jiwa.

Tim penyelamat bergerak cepat, dan satu korban bernama Majid Zatmo, warga Sidoarjo, berhasil ditemukan. Sementara itu, belum ada laporan mengenai korban luka-luka.

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), langsung memberikan instruksi tegas.

“Tagana kita sudah di lokasi, bergabung dengan tim SAR untuk memperkuat upaya evakuasi korban. Mereka juga langsung mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik,” ujar Gus Ipul dengan nada prihatin, Jum’at (4/4/2025).

Menurutnya, dapur umum dengan kapasitas 500 porsi makanan per hari sudah beroperasi penuh, menyuplai kebutuhan konsumsi para relawan dan tim penyelamat yang tak kenal lelah di lokasi kejadian.

Koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait juga terus dilakukan untuk memastikan proses evakuasi berjalan seefisien mungkin.

Bantuan logistik berupa nasi bungkus dari dapur umum tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial dan tim Tagana Kabupaten Mojokerto.

Namun, tantangan besar masih menghadang. Cuaca yang tak bersahabat, dengan hujan dan angin yang terus berlanjut, menjadi kendala utama dalam pencarian korban yang masih tertimbun.

“Upaya-upaya penting seperti asesmen dan kaji cepat di lokasi, evakuasi korban yang sudah ditemukan, serta pendataan para korban terdampak terus kita lakukan,” jelas Gus Ipul.

Kementerian Sosial memastikan akan terus hadir dan memberikan dukungan maksimal bagi para korban dan tim penyelamat.

Ketersediaan logistik dan makanan bagi mereka menjadi prioritas utama.

Saat ini, Tagana, tim SAR, dan berbagai instansi terkait masih terus bersiaga di lokasi bencana, bahu-membahu mengatasi dampak dari musibah tanah longsor ini. (Jun)

Artikel sebelumyaPemkab Bojonegoro Gandeng BBWS Bengawan Solo: Perangi Banjir dengan Jurus Jitu
Artikel berikutnyaMenko PMK Pratikno Antar Langsung Bantuan Gempa Untuk Myanmar