Beranda Daerah Lamongan Siaga, Tiga Pilar Kompak Amankan Mudik Lebaran 2025

Lamongan Siaga, Tiga Pilar Kompak Amankan Mudik Lebaran 2025

Img 20250320 wa0021

LAMONGAN – Suasana Alun-Alun Kabupaten Lamongan pada Kamis (20/03/2025) pagi itu tampak berbeda.

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan berkumpul dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2025.

Semangat “mudik aman keluarga nyaman” terpancar dari wajah-wajah para petugas yang siap mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 1446 H.

Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng., M.Sc., dengan lantang memimpin apel tersebut, didampingi Wakapolres Lamongan, Kompol I Made Prawira Wibawa, S.T., S.I.K., M.I.K., dan Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh Ngateno.

Mereka bertiga menjadi simbol sinergi kuat antara tiga pilar utama Kabupaten Lamongan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

“Operasi Ketupat 2025 ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap pemudik dapat merasakan perjalanan yang aman dan nyaman, serta merayakan Lebaran dengan penuh suka cita,” ujar Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara dalam sambutannya.

Tak hanya apel, acara tersebut juga diwarnai dengan aksi pemusnahan ratusan botol minuman keras dan knalpot brong.

Simbolisasi ini menegaskan komitmen aparat penegak hukum dalam menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Kasdim 0812 Lamongan, Mayor Arh Moh Ngateno, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel yang akan disebar di seluruh wilayah Lamongan.

“Kami akan bersinergi dengan Polri dan seluruh unsur terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan pengamanan selama perayaan Idul Fitri,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, Kabupaten Lamongan siap menyambut para pemudik dan memastikan perayaan Idul Fitri 1446 H berjalan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan. (Bup)

Artikel sebelumyaKomisi VIII DPR RI dan LDII Serukan Persatuan Umat, Waspadai Provokasi Isu Agama
Artikel berikutnyaKejaksaan Tinggi Jawa Timur Membongkar Dugaan Korupsi Dana Hibah SMK Senilai Rp65 Miliar