Beranda Infotaiment Cuaca Bojonegoro Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Makin Panas

Cuaca Bojonegoro Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Makin Panas

BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro perlu memperhatikan kondisi cuaca saat beraktivitas pada Minggu, 1 November 2026.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di wilayah Bojonegoro diperkirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari.

Meski pagi hari diperkirakan cerah berawan, suhu udara akan meningkat cukup tinggi ketika memasuki siang.

Bahkan, temperatur diprediksi mencapai 34 derajat Celsius sehingga masyarakat perlu mengantisipasi kondisi udara yang terasa panas saat beraktivitas di luar ruangan.

Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB, suhu udara pada pagi hari berada di angka 27 derajat Celsius.

Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan relatif rendah, yakni 1,4 kilometer per jam. Sementara tingkat kelembapan udara mencapai 80 persen.

Memasuki siang hari, kondisi cuaca diperkirakan berawan dengan suhu meningkat hingga 34 derajat Celsius.

Angin beralih dari arah timur dengan kecepatan mencapai 21 kilometer per jam. Adapun kelembapan udara turun menjadi 51 persen.

Pada malam hari, cuaca diprediksi masih berawan dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius.

Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 16,1 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 75 persen.

Sementara itu, saat memasuki dini hari, suhu udara diperkirakan turun menjadi 25 derajat Celsius.

Kondisi langit masih berawan, dengan kelembapan udara cukup tinggi mencapai 90 persen. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 6,6 kilometer per jam.

Hasil pemantauan cuaca secara visual menunjukkan kondisi berawan merata di sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Kondisi tersebut terpantau di Bojonegoro Kota, wilayah selatan, timur, hingga barat.

Dengan demikian, masyarakat di berbagai kecamatan diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas.

Di sisi lain, laporan Pusdalops BPBD Bojonegoro mencatat belum terdapat kejadian bencana atau kondisi darurat yang dilaporkan pada periode pemantauan tersebut.

Pemantauan juga dilakukan terhadap kondisi debit air Sungai Bengawan Solo berdasarkan data Perusahaan Umum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo.

Hasil pemantauan menunjukkan tinggi muka air (TMA) Bengawan Solo berada pada angka 6,00 meter. Status sungai masih dalam kategori normal dengan tren debit air stabil.

Meski kondisi sungai terpantau normal, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Bengawan Solo tetap diimbau mengikuti informasi resmi terkait perkembangan tinggi muka air.

BPBD Kabupaten Bojonegoro juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca dan segera melaporkan apabila menemukan potensi bencana di lingkungan masing-masing.

Informasi kebencanaan dan perkembangan kondisi wilayah dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro. (aj)

Artikel sebelumyaJelang Persela vs Persipura, 14 Orang Kedapatan Konsumsi Miras di Stadion Surajaya Lamongan
Artikel berikutnyaBRI Resmikan Posyandu Lily di Sleman Yogyakarta, Ini Capaian Program 1.000 Hari Pertama Kehidupan