Beranda Daerah Dari Narkoba hingga Medsos, Ini Pesan Wabup Bojonegoro untuk Pelajar

Dari Narkoba hingga Medsos, Ini Pesan Wabup Bojonegoro untuk Pelajar

BOJONEGORO – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengajak para pelajar memperkuat karakter, menjaga kesehatan mental, menjauhi narkoba, serta menggunakan media sosial secara bijak.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pembekalan dan wawasan kebangsaan bagi siswa kelas X di SMKN 1 Bojonegoro, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi bagi pelajar SMA/SMK sederajat untuk memperluas wawasan kebangsaan, membangun karakter, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa pelajar saat ini merupakan calon pemimpin yang akan menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Karena itu, menurutnya, persiapan harus dilakukan sejak bangku sekolah. Tidak hanya melalui pendidikan, tetapi juga dengan membangun kedisiplinan, karakter, kesehatan, mental yang kuat, serta semangat untuk mengejar cita-cita.

“Yang melanjutkan kepemimpinan adalah anak-anak sekalian. Maka anak-anakku semuanya harus semangat,” pesan Nurul Azizah.

Wabup juga mengingatkan pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Ia menilai narkoba dapat merusak masa depan generasi muda dan menghambat mereka dalam meraih cita-cita.

Selain ancaman narkoba, tantangan lain yang mendapat perhatian adalah perkembangan media sosial.

Nurul Azizah meminta pelajar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu memanfaatkannya untuk kegiatan yang positif dan produktif.

“Perang kita adalah perang medsos sekarang,” ujarnya.

Dia mengajak para pelajar lebih kritis dalam menyikapi informasi di dunia digital, tidak mudah terbawa pengaruh negatif, serta tetap menjaga etika ketika berinteraksi di media sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Nurul Azizah juga menyampaikan berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui program beasiswa.

Beasiswa tersebut mencakup bantuan bagi keluarga miskin, masyarakat dalam desil 1-5, beasiswa prestasi, beasiswa bagi Gus dan Ning, hingga dukungan bagi mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir.

Program tersebut diharapkan dapat membantu pelajar dan mahasiswa Bojonegoro agar persoalan biaya tidak menjadi penghalang untuk melanjutkan pendidikan maupun meningkatkan kompetensi.

“Ini dimaksudkan agar anak-anak tidak lagi terkendala biaya, minimal untuk meningkatkan SDM kita,” jelasnya.

Nurul Azizah juga mendorong pelajar memiliki mental pantang menyerah. Menurutnya, keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses, kerja keras, keberanian untuk mencoba, semangat dan doa.

Dirinya juga mengingatkan para pelajar agar tidak melupakan peran orang tua dalam perjalanan meraih kesuksesan.

“Kalau kita pengen sukses, jangan lupakan orang tua, jangan lupakan doa,” pesannya.

Melalui pembekalan tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap para pelajar semakin memiliki wawasan kebangsaan, karakter yang kokoh, mental yang sehat, dan kesiapan menghadapi perubahan zaman.

Generasi muda Bojonegoro diharapkan mampu berkembang menjadi sumber daya manusia yang unggul serta ikut memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dan Indonesia.

Hadir dalam kegiatan itu Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol Provinsi Jawa Timur Dian Puspita Sari, S.STP., M.Si., Densus 88 Kompol Dr. Dani Teguh Wibowo, SH., MH., Kacabdin Pendidikan Provinsi Jawa Timur Maskun, M.Pd., M.M., Kepala SMKN 1 Bojonegoro Roedie Agus Setiyono, serta Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bojonegoro Amir Sahid, S.Sos., M.Si. (Pro/aj)

Artikel sebelumyaMK Tak Terima Gugatan Gibran, Prof Uceng Ungkap Tafsir Politik
Artikel berikutnyaGempa Bikin Mataram Berguncang, Getaran Terasa sampai Bali